Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kali ini giliran Rusia blokir Vimeo, ada apa?

Kali ini giliran Rusia blokir Vimeo, ada apa? Vimeo diblokir. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Indonesia sejak beberapa waktu lalu terpaksa memblokir situs berbagi video Vimeo akibat adanya konten-konten yang berbau pornografi. Kini, langkah itu diikuti oleh Rusia, apakah akar masalahnya sama?

Ternyata tidak. Menurut Mashable (01/12), Rusia memblokir Vimeo untuk sementara akibat situs tersebut masih saja memasang sebuah video propaganda buatan ISIS. Video itu dinyatakan melanggar hukum gerakan separatis yang ada di Rusia.

Pemblokiran itu sendiri mulai dieksekusi oleh badan penyiaran Rusia, Roskomnadzor pada Senin kemarin (01/12) setelah mendapat perintah dari jaksa setempat. Para jaksa menjatuhkan sanksi pemblokiran setelah merebaknya video ISIS yang berjudul 'Flames of War'.

Jaksa Rusia kini memang mempunyai kewenangan baru untuk memblokir konten di internet yang dirasa mengindikasikan gerakan separatis tanpa perlu menunggu perintah dari pengadilan.

Korban dari kewenangan baru tersebut juga sudah 'menggunung'. Sejak bulan Februari saja, sudah ada sekitar 512 situs yang diblokir akibat memasang konten-konten dari kelompok radikal atau memberitakan konflik-konflik yang terjadi di Ukraina.

Namun, pemblokiran Vimeo itu tidak berlangsung lama. Karena kemarin malam, pemerintah Rusia dilaporkan sudah mencabut pemblokiran tersebut setelah Vimeo diketahui membuang video ISIS tersebut dari situs mereka.

Sebagai negara yang pernah santer terkena isu perekrutan anggota ISIS, apakah video-video ISIS akan 'mampir' ke Indonesia dan menyebabkan kekacauan yang sama? (mdk/bbo)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP