Kabel 'charger' ini diklaim tahan gempuran peluru
Merdeka.com - Meskipun teknologi nirkabel untuk mengisi daya pengisian data tengah dikembangkan, tetapi fungsi kabel tak bisa dikesampingkan begitu saja. Kabel juga masih memiliki peranan penting.
Ada yang menarik dari salah satu produsen pembuat kabel yakni Anker. Anker merupakan brand asal Amerika Serikat yang tengah gencar masuki pasar Indonesia. Mereka mengklaim kabel besutannya memiliki keunggulan jauh dibandingkan kompetitor.
Dalam siaran pers yang diterima Merdeka.com, Senin (13/2), kabel buatan mereka diakui dibuat dari bahan anti peluru sehingga kuat. Serat-serat dan bahan yang dibalutkan tembaga, memiliki ketangguhan itu.
Dalam salah satu video review di Youtube, mereka menunjukkan uji kekuatan dengan menarik mobil menggunkan kabel tersebut. Kabel tersebut di klaim terkuat Karena bahan coating yang terbuat dari kevlar fiber yaitu bahan yang mempunyai sifat lentur dan 5 kali lebih kuat dari besi. Kevlar sendiri merupakan serat yang biasanya digunakan sebagai bahan rompi anti peluru.
Kevlar sendiri merupakan pengembangan produk dari DuPont USA, ditemukan pada tahun 1964 oleh Stephanie Kwolek seoarang ahli kimia berwarga negara Amerika. Bahan ini mempunyai sifat peredam yang sempurna dan tahan terhadapa suhu 370 derajat Celcius. Karena sifatnya yang demikian bahan ini juga digunakan sebagai bahan untuk salah satu bagian pada pesawat, tank dan roket.
"Kabel ini merupakan salah satu kabel terkuat, dibuat dengan tembaga pilihan dan lapisan coating yang terbuat dari Kevlar Fiber, Kevlar sendiri merupakan bahan yang tidak main main, bahan yang biasa digunakan untuk baju anti peluru. Diharapkan penggunanya tidak akan diganggu lagi oleh masalah kabel yang kadang menjengkelkan," ujar Paul Honda Regional Sales Indonesia, Anker Technology.
(mdk/idc)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya