Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jual gading gajah, Yahoo Jepang dikecam

Jual gading gajah, Yahoo Jepang dikecam Ilustrasi gajah Sumatra. ©WWF-Indonesia/Supriyanto

Merdeka.com - Yahoo Jepang sedang dikecam habis-habisan oleh aktivis lingkungan hidup. Penyebab utamanya ternyata adalah penjualan gading gajah yang sudah berlangsung bertahun-tahun.

Seperti yang dilansir oleh Techworm (29/01), selama dua tahun terakhir, Yahoo Jepang diklaim telah menjual 12 ton gading gading gajah secara online. Tak aneh bila Yahoo Jepang kini dipetisi oleh jaringan aktivis Avaaz dengan jumlah tanda tangan mencapai 1,1 juta orang.

Penjualan gading gajah sejak lama memang menimbulkan polemik. Sebab untuk mendapatkan gading gajah, si pemburu harus membunuh gajah terlebih dulu. Ironisnya, Yahoo Jepang justru terkesan melindungi praktik jual gading tersebut.

Menurut Yahoo Jepang, mereka tidak punya kuasa untuk mengontrol situs lelang gading gajah di Jepang. Menurut mereka, gading gajah yang dijual di situs itu hanya gading gajah ornamen atau hiasan, bukan gading gajah hasil buruan. Gading-gading itu juga didapat sebelum ada Perjanjian Larangan berburu gading gajah di tahun 1989.

Oleh karena itu, pihak Yahoo Jepang mengaku bila pihaknya siap membatalkan penjualan gading ilegal di situsnya.

"Jika kami menemukan ada lelang yang ilegal, akan langsung kami batalkan. Kami mengawasi 24 jam penuh," ujar juru bicara Yahoo Jepang.

Sejak awal, Yahoo Jepang memang tidak melarang penjualan gading gajah yang tidak melanggar aturan hukum.

(mdk/bbo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP