Jaringan seluler dibangun untuk dimanfaatkan banyak pihak

    Reporter : Arif Pitoyo | Kamis, 16 Mei 2013 13:55




    Jaringan seluler dibangun untuk dimanfaatkan banyak pihak
    Nonot Harsono pada sidang kasus Indosat dan IM2. ©2013 Merdeka.com

    Merdeka.com - Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Nonot Harsono mengatakan jaringan telekomunikasi harus dimanfaatkan sebanyak-banyaknya pihak.

    Hal ini dikarenakan jaringan telekomunikasi yang dibangun dengan investasi tinggi tersebut bisa dioptimalkan sesuai dengan belanja modal yang sudah dikeluarkan.

    "Bila jaringannya tidak dipakai maka tidak relevan lagi membicarakan soal frekuensi," ujarnya di sidang kasus IM2, Kamis (16/5).

    Menurut Nonot, jaringan bisa dipakai oleh Internet Service Provider (ISP), perbankan untuk ATM, dan pengguna seluler yang jumlahnya sampai 240 juta orang.

    Pengguna jaringan, tambahnya, bisa reseller atau ISP bisa juga pengguna akhir, yang mana semuanya memanfaatkan frekuensi Indosat yang dipancarkan melalui jaringan.

    BRTI mengungkapkan kewajiban penyedia jasa adalah membayar pajak dan non pajak. Non pajak diantaranya pungutan universal service obligation (USO).

    Sebelumnya, mantan Menkominfo Sofyan A. Djalil sebagai saksi mengungkapkan perjanjian kerja sama (PKS) antara Indosat dan IM2 bukan merupakan kerja sama sharing frekuensi, melainkan kontrak penggunaan jaringan sehingga yang ada hanyalah penggunaan jaringan bersama.

    Menurut Sofyan, bila frekuensi Indosat digunakan oleh perusahaan lain, maka akan terjadi interferensi. Bila terjadi interferensi, tambahnya, jatuhnya bisa pidana dan Balai Monitoring Kemenkominfo bisa menindaknya.

    Kejaksaan Agung menyatakan kerugian negara dari kasus dugaan korupsi sinyal frekuensi Indosat Mega Media (IM2) mencapai Rp 1,3 triliun. Hitungan tersebut berasal dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) selaku auditor negara.

    Dalam kasus dugaan korupsi sinyal frekuensi tersebut, jaksa telah menetapkan mantan Direktur Utama IM2, Indar Atmanto, mantan Dirut Indosat, Indosat dan IM2 sebagai tersangka.

    Baca juga:
    PKS Indosat-IM2 dinilai tidak melanggar aturan
    Sofyan Djalil: Tak ada alasan mengutip BHP Frekuensi dari IM2
    3 Saksi nyatakan Indosat-IM2 tak gunakan frekuensi bersama
    Onno: IM2 dan Indosat tak bersalah
    Indosat terbukti tak rugikan negara Rp 1,3 triliun

    [dzm]

    KUMPULAN BERITA
    # Indosat# Teknologi

    JANGAN LEWATKAN BERITA
    Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

    Let's be smart, read the news in a new way.
    Tutup
    Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
    Kirim ke

    Free Content

    • URL Blog

    • Contoh : merdeka.wordpress.com

    • Email

    • Password


    saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







    Komentar Anda


    Smart people share this
    Back to the top


    Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER
    TOP 10 NEWS
    LATEST UPDATE
  • Situs KPU Denpasar di-deface, ada tulisan Pilpres cacat hukum
  • Pemberontak Libya penggal warga Filipina sebab bukan muslim
  • Amien Rais: PAN sejalan dengan Prabowo
  • Usai pengumuman KPU, keluarga Jokowi sujud syukur
  • Din nilai penarikan diri Prabowo muluskan langkah Jokowi-JK
  • Tak dampingi Prabowo, Dradjad sebut Hatta tak bisa membelah diri
  • Dua tim Liga Inggris dan Serie A rebutan service pemain ini
  • Muhammadiyah serukan masyarakat kembali bersatu usai pilpres
  • Militer Israel: Perlu 1-2 pekan buat selesaikan operasi di Gaza
  • Soal pidato Prabowo, SBY berharap semua pihak menahan diri
  • SHOW MORE