Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Israel dan 5 negara ini masih takut dengan Google Glass

Israel dan 5 negara ini masih takut dengan Google Glass Google Glass. © Engadget.com

Merdeka.com - Sebagai gadget revolusioner, keberadaan Google Glass memang memicu banyak kecurigaan. Banyak negara di dunia masih curiga seberapa dalam perangkat ini nantinya akan mengetahui data pribadi pengguna.

Kecurigaan ini pun muncul setidaknya dari enam negara berbeda. Israel salah satunya, mereka masih bertanya-tanya seperti apa nantinya keamanan data dari para pengguna.

Bersama dengan Kanada, Australia, Selandia baru, Meksiko, dan Swiss, Israel mengirim sebuah surat kepada CEO Google, Larry Page. Dalam surat ini, kemudian ditanyakan masalah yang masih mengganjal tersebut.

"Kami peduli dengan pertanyaan yang muncul terkait isu ini. Hal ini sangat penting untuk menggarisbawahi kecemasan ini,"kata perwakilan pemerintah.

Dalam surat ini sendiri, pertanyaan yang paling ingin dijawab adalah mengenai bagaimana Google Glass akan melindungi data pengguna. Selain itu, apakah nantinya ada fitur pengenal wajah yang sampai saat ini terus menjadi kontroversi.

Sebelumnya, Google sendiri memang pernah menjamin keamanan data penggunanya. Dikatakan, Google sangat berhati-hati dalam mendesain Google Glass ini. (mdk/nvl)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP