Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

iPhone, smartphone yang kesulitan 'berkuasa' di China

iPhone, smartphone yang kesulitan 'berkuasa' di China Prediksi dan analisis canggihnya iPhone 8. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebuah laporan yang diterbitkan oleh Reuters, menyebut bahwa iPhone akan kembali 'merana' dalam hal penjualan di China. Laporan ini dirilis jelang Apple mengumumkan lini iPhone terbaru yang salah satunya adalah edisi spesial iPhone X.

Jadi 'penguasa' di banyak negara, iPhone benar-benar kesulitan untuk menguasai negeri Tirai Bambu. Dilaporkan, 6 kuartal berturut-turut penjualan iPhone terus menurun di China. Dari segi penjualan, iPhone hanya menduduki peringkat kelima, di bawah Huawei, Oppo, Vivo, dan Xiaomi.

iPhone sendiri tak seberapa populer di China, mengingat preferensi terhadap smartphone berukuran besar di negara tersebut. Oleh karena itu di 2014 ketika Apple meluncurkan iPhone 6 dan 6 Plus dengan bentang layar yang sedikit lebih besar, penjualan di sana pun naik. Namun di 2015 penjualan kembali menurun menjadi 9 persen dari yang sebelumnya 15 persen.

Dalam kasus iPhone X, diprediksi akan lebih buruk. Pasalnya harga dari iPhone X yang ada di kisaran 1000 hingga 1200 dollar. Hal ini diperburuk dengan fakta bahwa masyarakat China bisa mendapatkan flagship dengan harga setengah dari iPhone X.

Sebagai perbandingan, harga Xiaomi Mi Mix 2 dengan varian paling murah hanya separuh dari iPhone X.

Salah satu alasan lain iPhone tidak populer di sana adalah preferensi masyarakat China soal desain. Reuters yang melakukan riset kepada konsumen teknologi di China, menyebut bahwa Apple tidak mengubah desain secara signifikan dari tahun ke tahun. Hal ini membuat berbagai generasi iPhone terasa sama.

(mdk/idc)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP