Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Internet Indonesia disebut lelet, ini jawaban Tifatul

Internet Indonesia disebut lelet, ini jawaban Tifatul Tifatul Sembiring - IGF. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Internet Indonesia disebut lelet oleh Akamai, Menkominfo Tifatul Sembiring ternyata cukup gerah. Menteri yang sangat aktif di social media itu pun menjawabnya lewat linimasa di Twitter.

Menurut dia, pembangunan fasilitas TIK di Indonesia dilaksanakan secara bertahap prioritas kepadatan penduduk dan pemerataan infrastruktur TIK.

"Keterbatasan anggaran Kominfo, yang hanya sekitar Rp 3 triliun per tahun, itu pun hanya separuhnya yang dipakai untuk infrastruktur. Padahal, pertumbuhan pengguna IT sangat cepat," ujar politisi PKS itu, Kamis (30/1).

Tifatul mengklaim semua desa sudah ada telepon sedangkan di tiap kecamatan ada akses internet. Menurut dia, hanya ada enam wilayah di Papua yang masih blank spot seluler.

Kominfo mengungkapkan terus melakukan pembangunan jaringan broadband serat optik, WiFi di setiap kabupaten/kotamadya, National Internet eXchange (NIX), Indonesia Internet eXchange (IIX), satelit, dan microwave.

"Infrastruktur dibangun secara deret hitung, namun pengguna tumbuh secara eksponensial. Tahun 2012 jumlah IP Address Indonesia sudah mencapai 72 juta, sangat jauh melejit," katanya.

Menurut Tifatul, lebih dari 70 persen pengguna internet memakai mobile inet, tambah lagi download image dan film-film yang butuh spektrum lebar sangat marak.

Akibatnya terjadi lack of spectrum bandwidth, masing-masing berebut untuk memakai jalur yang sama. Akibatnya, tambahnya, kecepatan menjadi lambat.

Menkominfo mengungkapkan ini fenomena kota-kota besar, di Beijing saja sangat susah dapat sinyal 3G di siang hari. "Ini fasilitas layanan publik. Mau cepat bayar mahal," tuturnya.

"India saja yang sudah punya Silicon Valley di Bengalore masih terkendala dengan tingginya jumlah user. Insya Allah scr bertahap akan lebih baik," katanya.

Tifatul mengatakan tahun 2015 pemerintah menargetkan kota-kota besar di Indonesia sudah merata jaringan broadband dengan speed inet sekitar 2 MB/s - 8 MB/s. (mdk/dzm)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP