Intel beri penghargaan pada guru
Merdeka.com - Intel Indonesia memperkuat komitmennya untuk mendorong transformasi teknologi dalam pendidikan dengan mempersembahkan Intel Education Awards yang keempat yang diselenggarakan atas kerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Dengan mengambil tema tahun ini "Transformasi Pendidikan: Belajar Sains Melalui Teknologi", Intel memberikan penghargaan kepada guru yang berhasil menggunakan teknologi untuk mempromosikan keunggulan dalam pendidikan dan meningkatkan standar pendidikan nasional.
Sebanyak 70 guru dari seluruh Indonesia menghadiri acara seremonial untuk menyaksikan enam guru berprestasi yang akan menerima penghargaan Intel Education Awards 2013.
"Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang Intel global terhadap dunia pendidikan, kami selalu percaya bahwa sangatlah penting memberdayakan para guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses belajar mengajar,” ujar Deva Rachman, Director of Public Affairs, Intel Indonesia, dalam siaran pers, Rabu (4/12).
Tahun ini, tambahnya, bersamaan dengan pembentukan MoU dengan United States Agency for International Development (USAID) dan Universitas Siswa Bangsa (USBI) untuk STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics), Intel percaya inisiatif tersebut akan menguntungkan perkembangan pertumbuhan ekonomi di Indonesia dengan membantu menciptakan individu berpendidikan tinggi yang mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa.
“Kami sangat bangga dan berterima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia dalam mencapai inisiatif ini pada tahun ini," ujarnya.
Intel juga mengumumkan enam pemenang Intel Education Awards 2013, yaitu: Restiningsih, Tri Nurcahayani, Rizal Dalil, Alifah Indalika Mulyadi Razak, Sofyan, dan Ariyanti untuk kreativitas mereka dalam menggunakan teknologi dalam metodologi pengajaran di tingkat K12.
Dipimpin oleh Intel dan Dewan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Bidang Pendidikan dan Kebudayaan serta Penjaminan Mutu Pendidikan Kemdikbud, prosedur penilaian untuk Intel Education Awards 2013 melibatkan dua tahap penting, yaitu penilaian portofolio para guru dan wawancara mendalam pada empat kriteria penting untuk mengevaluasi kemampuan guru.
Empat bidang utama yang disorot di panel juri adalah pengelolaan kelas, evaluasi proses belajar, integrasi TIK dalam proses belajar mengajar, dan student-centered learning (SCL).
Prof Syawal Goeltom, Kepala Dewan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan, Kemdikbud, menyatakan bahwa teknologi akan mendukung Transformasi Pendidikan dan keberhasilan Kurikulum 2013 di Indonesia. (mdk/nvl)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya