Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini tujuh program Menkominfo untuk lima tahun mendatang

Ini tujuh program Menkominfo untuk lima tahun mendatang Menkominfo jumpa dengan wartawan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Dalam pemaparan Rencana Strategi (Renstra) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, terungkap tujuh program pemerintah yang siap dijalankan Kementeriannya.

Ketujuh program ini, kata Rudiantara, berfungsi sebagai pendukung program inti dari pemerintahan Jokowi-JK. Ketujuh program tersebut adalah pertanian, energi, kemaritiman, pariwisata, infrastruktur, pembangunan sumber daya manusia, dan perbatasan

"Nah, Kominfo itu harus bisa berperan di setiap masing-masing itu sebagai suporting atau sebagai pendukung. Contohnya, di Kemaritiman, bagaimana kita menyiapkan infrastruktur untuk nelayan. Misalnya di Lombok," ujarnya di Kantor Kemkominfo, Jakarta, (13/04).

Di lombok, lanjutnya, ada beberapa ratus nelayan yang diberi paket ada handphone, charger dengan dilengkapi solar panel.

"Karena di laut gak ada listrik jadi pake solar panel. Kasih ini dan kasih macem-macem lah pokoknya," jelasnya.

Selain itu, tersedia juga aplikasi untuk membantu saat nelayan melaut. Aplikasi tersebut dapat memantau bagaimana kondisi cuaca di laut secara langsung atau real time. Bahkan, aplikasi itu dapat menunjukkan lokasi plankton yang berarti posisi ikan berkumpul.

"Di laut kan seluler mati, tapi GPS tetap bisa jalan. Jadi dia bisa ngarahin ke kiri atau ke kanan," singkatnya.

Di sektor pariwisata, Kemkominfo akan berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata untuk mencari daerah tujuan wisata mana yang harus segera dibangun infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

"Pariwisata Indonesia itu memiliki ranking yang cukup baik di dunia. Hanya saja bila dikaitkan dengan TIK peringkatnya malah turun. Karenanya kami akan coba segera memperbaikinya," katanya.

Terkait dengan peningkatan sumber daya manusia, Rudiantara juga berencana mengandeng semua operator untuk menyukseskan program tersebut. Dicontohkannya, saat ini pihak Kominfo bersama Universitas Terbuka (UT) tengah memanfaatkan properti milik Telkom untuk dijadikan ruangan belajar.

"Saat ini baru 3 kota, yakni Cirebon, Cibinong dan Rangkas Bitung. Targetnya tahun ini ada 20," terangnya.

Sementara itu, di sektor telekomunikasi, strategi Kemkominfo akan fokus pada broadband dan efisiensi industri.

"Broadband tujuannya itu buat internet biar gak lelet mulu. Caranya ada dua adalah fixed broadband tapi masih lama dan mobile broadband saya terus gedor 4G dan dorong terus aja 4G. 900 Mhz sudah selesai, 1800 Mhz selesai akhir tahun ini," ungkapnya.

Sedangkan efisiensi industri, dia berharap agar operator telekomunikasi bisa melakukan sharing infrastruktur, atau bahkan suatu saat nanti operator telekomunikasi hanya ada 4 operator.

"Nah, kita bagaimana caranya bisa meningkatkan infrastruktur sharing di mereka. Kalau perlu ada merger lagi, kita fasilitasi. Karena apa, kalau banyak operator itu kecenderungannya membangun infrastruktur sendiri-sendiri. Katakanlah sekarang 4-5 miliar dolar, separuhnya menggunakan valas. Lari beli alat ke luar negeri," tutupnya.

(mdk/bbo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP