Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini perbedaan signifikan antara format RAW dan JPG di kamera

Ini perbedaan signifikan antara format RAW dan JPG di kamera Fotografer. © petapixel.com

Merdeka.com - Jika Anda seorang fotografer, Anda pasti tak asing tentang penggunaan format RAW yang lebih bagus daripada format JPG. Namun Anda belum tentu tahu mengapa RAW lebih bagus, dan mengapa JPG tidak lebih bagus dari RAW.

dilansir dari Gizmodo, (4/2), jurnalis dari Peta Pixel, sebuah portal media tentang fotografi ini, membuat sebuah demonstrasi visual tentang perbedaan antara format RAW dan JPG. Jurnalis bernama Austin Paz itu hanya memotret dengan Canon 70D miliknya dalam keadaan lensa tertutup. Dia memotret di dua format tersebut untuk sebuah gambar yang gelap.

raw kiri dan jpeg kanan sebelum diedit

RAW (kiri) dan JPEG (kanan), sebelum diedit © petapixel.com / Austin Paz

Setelah selesai, dia melakukan edit Photoshop pada dua gambar tersebut dengan meninggikan exposure untuk melihat jumlah noise di dalamnya. Hasilnya jauh sangat berbeda, hampir seperti dua gambar dengan objek yang tidak sama.

raw kiri dan jpeg kanan setelah diedit

RAW (kiri) dan JPEG (kanan), setelah diedit © petapixel.com / Austin Paz

Gambar dengan format JPG punya jauh lebih banyak noise daripada RAW. Perbedaan paling signifikan antara keduanya adalah, di format JPG bayangan akan terlihat lebih inkonsisten dan warna lebih tidak stabil. Untuk ini, ekstra proses dalam mengedit lebih dibutuhkan. Sebaliknya, RAW punya noise yang sangat seragam di semua spektrum.

Dari percobaan sederhana ini, bisa diambil kesimpulan penting dalam fotografi: Meski menghabiskan banyak memori, ambillah foto dengan format RAW jika bisa.

(mdk/idc)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP