Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini pekerjaan freelance yang paling dicari di Indonesia

Ini pekerjaan freelance yang paling dicari di Indonesia Ilustrasi freelance. ©Shutterstock.com/Olga Danylenko

Merdeka.com - Sribulancer, sebuah pasar online untuk pencarian freelancer, menyelenggarakan sebuah survei untuk melihat dan memahami kebutuhan para pelaku usaha yang terdaftar sebagai klien mereka dan pernah menggunakan jasa freelance.

Sebelumnya Februari lalu, Sribulancer merilis hasil survey yang melihat bagaimana karakteristik dan pandangan para pekerja Indonesia terhadap pekerjaan freelance. Pada survei kedua ini, Sribulancer menyebarkan kuesioner kepada 5.700 klien Sribulancer yang dilakukan pada 25 Mei 2015 hingga 29 Juni 2015.

Bidang usaha dari para responden cenderung bervariasi, mulai dari pengembangan website, pakaian & makanan, hingga desain.

Ukuran usaha mayoritas responden tergolong usaha kecil dimana 42 persen di antaranya hanya memiliki satu hingga lima orang staf/karyawan. Lebih dari 50 persen responden merasa keberadaan freelancer sangat penting karena terdapat beberapa pekerjaan yang membutuhkan keahlian tertentu yang tidak dimiliki oleh staf internal mereka saat ini.

Kebutuhan jasa freelancer pun tergolong cukup tinggi dimana lebih dari 80 persen responden menggunakan jasa freelancer hingga 3x per bulan, bahkan lebih dari 500 responden (9 persen) menggunakan jasa freelancer hingga lebih dari 10x per bulan.

Rata-rata pengeluaran yang dialokasi oleh responden untuk jasa freelancer tergolong bervariasi dan cukup terjangkau mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 3,5 juta per jasa freelancer dengan jasa freelance yang paling banyak dicari adalah website dan pengembangan (50 persen), desain dan multimedia (24 persen), penulisan (13 persen) dan marketing (10 persen).

"Dari kebutuhan jasa freelance yang dicari terlihat bahwa keahlian dari sisi teknologi informasi dan desain merupakan keahlian yang masih jarang dimiliki oleh para responden dan menjadi peluang besar bagi para freelancer untuk menawarkan jasa di bidang ini. Dari survei ini juga terlihat bahwa makin banyak para pelaku UKM yang melirik ekspansi usahanya secara online dengan memanfaatkan kecanggihan internet sehingga kebutuhan akan jasa pengembangan website, desain dan multimedia menjadi yang paling popular. Tentunya ekspansi usaha secara online dapat menjadi solusi akan keterbatasan modal usaha," ungkap Ryan Gondokusumo, CEO Sribulancer kepada Merdeka.com dalam siaran persnya, Rabu (9/7).

Dalam survei ini, responden juga ditanya terkait mengapa mereka mencari jasa freelance di situs freelance dan apa saja kriteria dalam memilih situs freelance. Mayoritas responden menjawab bahwa situs freelance menawarkan banyak pilihan freelancer dan sangat memudahkan mereka dalam mencari jasa freelancer yang tepat.

"Saat ini lebih dari 34.000 professional freelancer di berbagai bidang telah bergabung dengan Sribulancer. Berbagai klien besar seperti BerryBenka, Traveloka, Mitra Adi Perkasa hingga Intiland juga sudah menggunakan Sribulancer untuk menyelesaikan pekerjannya. Saya yakin dengan pengalaman, fitur canggih yang telah diimplementasikan dan juga garansi uang kembali yang Sribulancer tawarkan dapat menjadikan Sribulancer sebagai mitra bagi klien kami dalam mengembangkan bisnisnya," ujar Ryan.

(mdk/bbo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP