Ini amanah Menkominfo ke anggota baru BRTI
Merdeka.com - Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) periode 2015-2016, baru saja dilantik oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Jakarta.
Dalam sambutannya, Chief RA -sapaan akrabnya mewanti-wanti agar tak hanya melakukan analisa saja melainkan dapat mengeluarkan regulasi yang sesuai dengan program Kominfo.
"Jangan sampai BRTI hanya menjadi Badan Analisa Telekomunikasi Indonesia (BATI) karena kerjanya analisa saja, analisa yang tidak kunjung selesai dan tidak melahirkan regulasi," ujarnya, Jumat (22/05).
Chief RA mengatakan ada tiga pekerjaan rumah yang harus segera dilakukan oleh para anggota BRTI yang baru ini.
"Pertama, interkoneksi kalau bisa tahun ini tapi jangan terburu-buru, karena interkoneksi ini never ending stories. Tujuannya untuk lebih fair dan berimbang," jelasnya.
Kemudian, yang kedua, lanjutnya, broadband atau Rencana Pita Lebar Indonesia (RPI) harus diperhatikan juga. Terlebih, RPI sudah masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.
"Dan yang ketiga itu konsolidasi. Maka dari itu operator diharapkan dapat melakukan konsolidasi industri dengan pertimbangan high capital investment, high technology, dan high quality," tutupnya.
(mdk/bbo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya