Ini 6 poin klarifikasi Sherina soal kasus pemalakan di Bandung
Merdeka.com - Kasus pemalakan yang menimpa penyanyi Sherina Munaf hari minggu lalu (20/09) berbuntut panjang. Panasnya kasus itu pun terus berlanjut, tidak di dunia nyata tetapi di dunia maya.
Kisah berawal saat Sherina menjadi korban kejahatan geng motor ketika tengah asyik liburan di Bandung. Penyanyi cantik itu dan sang ibu dipalak geng motor di Jl. Cihampelas. Beberapa saat kemudian, dia melaporkan kejadian itu pada walikota Bandung, Ridwan Kamil via Twitter.
"Baru 2 hari saya di negeri tercinta ini, tepatnya di Jl. Cihampelas Bandung, jam 20:10 brsn saya & ibu saya DIPALAK Geng Motor. @ridwankamil," kicau Sherina dikutip merdeka.com dari akun twitternya @sherinasinna, Minggu (20/09).
Di tweet keduanya yang hanya beberapa menit muncul di Twitter, Sherina berharap kejadian tersebut tidak terulang kembali.
"Semoga yg barusan kita alami tidak akan pernah dialami warga atau tamu Kota Bandung yg lain. Mohon perhatian polisi ya, Kang @ridwankamil," lanjut akun @sherinasinna.
Sontak netizen dan tweeps, sebutan pengguna Twitter, pun ramai-ramai merespon kicauan Sherina. Sayangnya, tidak sedikit yang mengatakan bahwa laporan pemalakan itu ke akun Twitter Ridwan Kamil sebagai hal yang berlebihan alias lebay.
Menanggapi respon yang tidak sensitif itu, terutama aksi netizen yang semakin gencar memposting komentar negatif, Sherina akhirnya pagi tadi (23/09) memilih untuk memberikan klarifikasi lanjutan lewat akun Instagram dan dilanjutkan di akun Twitternya. Setidaknya Sherina telah memposting 6 poin klarifikasi atas kasus pemalakannya itu.
Berikut 6 poin klarifikasi Sherina tersebut.



Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya