Ingin kesetaraan, Cyanogen berniat ciptakan OS Android tandingan
Merdeka.com - Cyanogen awalnya hanyalah sebuah startup kecil yang membuat versi custom (modifikasi) ROM berbasiskan kode OS Android dari Google. Namun, setelah karya-karya Cyanogen berkembang pesat belakangan, startup tersebut justru ingin membuat OS Android tandingan.
Menurut CEO Cyanogen, Kirt McMaster, hal tersebut dilatar dipicu oleh 'monopoli' Google yang dilakukan pada OS Android.
Google memang menyediakan tool atau alat bagi pengembang untuk membuat aplikasi pihak ketiga bagi Android. Tetapi, posisi aplikasi pengembang itu terasa seperti dianaktirikan oleh Google.
Aplikasi-aplikasi buatan pengembang itu kalah saing dari segi fitur ketimbang aplikasi buatan Google. Penyebabnya adalah aplikasi Google ternyata mempunyai akses lebih ke OS Android. Akses 'plus-plus' ini membuat aplikasi Google bisa berinteraksi dengan aplikasi lain serta inti dari OS Android, Liliputing (25/01).
Karena hal itulah, Cyanogen ingin membuat Android versi modifikasi yang menyediakan fitur serta dukungan lebih bagi para pengembang. Dengan begitu, mereka juga bisa menyatukan aplikasi dan layanan mereka secara langsung dengan OS Android. Hal yang tidak diberikan oleh Google selama ini.
Sayangnya, langkah menciptakan Android tandingan tersebut tidaklah mudah. Sebab, jika Cyanogen melakukan hal tersebut, maka Google bisa saja mencabut dukungan Play Store dan aplikasi Google lain pada Android milik Cyanogen.
Sebagai gantinya, Cyanogen harus membuat toko dan ekosistem aplikasi Android sendiri. Ini bukan hal yang mudah tentunya, apalagi Cynanogen masih tergolong startup baru.
(mdk/bbo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya