Ingin jual kantornya di Silicon Valley, ada apa dengan LeEco?
Merdeka.com - LeEco diketahui memiliki lahan sebesar hampir 20 hektar di Santa Clara, California, yang merupakan kantor pusat dari produsen elektronik, konten televisi digital, dan smartphone asal China, LeEco. Namun berdasarkan laporan Reuters, LeEco sedang mencari pembeli untuk lahannya di Silicon Valley tersebut.
Laporan dari Reuters ini mengutip pernyataan sumber yang tidak ingin disebut namanya, dan menyebut bahwa LeEco berharap ada pembeli yang ingin membeli properti yang sebelumnya dibeli dari Yahoo tersebut. Hal ini dikarenakan LeEco butuh 'dorongan' dana lagi pasca penetrasi agresifnya di pasar Amerika Serikat.
Sebelumnya di bulan November, akibat keuangan yang semakin menipis Co-Founder LeEco, Jia Yueting menyatakan bakal memangkas gaji tahunannya sendiri sebesar 1 Yuan, diikuti dengan kabar bahwa mereka baru saja mendapatkan dana baru senilai USD 600 juta untuk bisnis mobil listriknya.
Lalu di bulan Januari, mereka mendapat mendapat suntikan investasi sebesar 15.04 milyar Yuan, atau senilai lebih dari 29 trilyun Rupiah. Suntikan dana ini diperoleh dari developer properti besar di China, Sunac China Holdings.
Namun kurang dari 3 bulan dari pendanaan tersebut, dan tidak ada setengah tahun dari debutnya di Amerika Serikat, LeEco dikabarkan jatuh bangun lagi soal keuangan dan berpikir untuk menjual propertinya.
LeEco sendiri adalah pemain baru di dunia teknologi. Pemain lama di China, LeEco terkenal di pecinta Android sebagai produsen smartphone dengan performa juara, yang bertengger di salah satu ranking terbaik di benchmark AnTuTu. Selain itu LeEco bergerak di segmen mobil listrik dan rumah produksi film, konten digital, TV Cerdas, dan beberapa aspek lain.
(mdk/idc)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya