Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Indosat luncurkan produk M2M, bisa lacak mobil lewat smartphone

Indosat luncurkan produk M2M, bisa lacak mobil lewat smartphone Indosat Vehicle Telematics. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Indosat baru saja keluarkan inovasi barunya untuk mendukung para pelaku bisnis dengan layanan Vehicle Telematics dengan fungsi lengkap yaitu tracking, telematics, dan analytics.

Solusi baru Indosat ini, ditujukan kepada perusahaan (B2B) untuk mengelola armada atau kendaraan operasional secara lebih efektif dan efisien dengan merekam dan menganalisis pola penggunaan kendaraan secara real time melalui jaringan seluler (GPRS) dan dapat diakses melalui komputer, gadget, atau smartphone yang terkoneksi internet.

Secara lebih detail, Vehicle Telematics merekam berbagai data operasional kendaraan yang disimpan otomatis dan terstruktur dalam database dan datanya dapat diambil sesuai kebutuhan oleh pemilik kendaraan seperti, Pemakaian bahan bakar; Kondisi kendaraan meliputi kondisi suhu mesin, aki, dan kelistrikan, gas buang, dan lain sebagainya; Perilaku berkendara; Perencanaan rute perjalanan; Kejadian penting dalam operasional kendaraan seperti rem mendadak, banting stir, dan sebagainya. Serta, lokasi tepat di mana posisi kendaraan pada waktu tertentu.

"Sederhananya, semua aktifitas bisa dimonitoring. Misalnya, kita tahu aki mobil yang akan digunakan sedang tidak bagus, nah kita bisa diberitahukan oleh teknologi tersebut melalui smartphone. Bahkan ketika driver mengemudi ugal-ugalan itu juga bisa dideteksi," ujar Hendra Sumiarsa, Division Head M2M Solution Indosat saat acara Indosat luncurkan layanan M2M Vehicle Telematics di The People's Cafe, Grand Indonesia, Jakarta, (28/04).

Sementara, alat vehicle telematika ini berupa on board diagnostic (OBD) yang dapat dipasang secara plug & play oleh pemilik kendaraan sendiri, di konektor yang terhubung ke Elektronik Control Unit (ECU) yang ada di tiap kendaraan. Alat ini juga terintegrasi dengan fungsi lacak dan sensor getar.

Sayangnya, Hendra enggan menyebutkan jumlah investasi yang telah dilakukan Indosat untuk terobosan M2M ini. "Intinya, model bisnisnya dengan pola partnership. Partner konsentrasi pada pengembangan device dan aplikasi. Sehingga tidak memberikan beban bagi pengguna," kilahnya.

(mdk/dzm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP