Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ilmuwan: Lakukan 3 hal sederhana ini agar berkarisma bak Steve Jobs

Ilmuwan: Lakukan 3 hal sederhana ini agar berkarisma bak Steve Jobs Ilustrasi steve jobs. ©2013 Merdeka.com/www.digitaltrends.com

Merdeka.com - Saat pertama kali tampil di publik untuk merilis iPhone 7 tahun silam, Steve Jobs nampak cukup canggung dan tidak terlalu berkarisma di depan kamera dan publik.

Namun, seiring dengan berjalannya waktu, mantan orang nomor satu di Apple itu mampu tampil lebih karismatik saat meluncurkan produk-produk baru Apple. Lalu apa rahasianya?

Setelah ditelusuri, Steve Jobs melakukan beberapa kebiasaan sederhana yang akhirnya bisa meningkatkan 'level' karismanya. Kebiasaan-kebiasaan ini juga telah terbukti cukup berhasil menurut beberapa penelitian ilmuwan, Business Insider (15/02).

Ungkapkan perasaan secara spontan

secara spontan rev4Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Ya, orang-orang berkarisma mampu menunjukkan perasaan mereka secara spontan dan original, tidak ada kesan dibuat-buat sama sekali.

"Mengungkap perasaan secara spontan dapat mempengaruhi mood dan perasaan orang lain," ujar Ronald E. Riggio, ilmuwan dari Universitas Claremont McKenna.

Fenomena ini dikenal dengan nama 'emotional contagion' atau penularan perasaan. Sebab, menurut ilmuwan seberapa besar karisma seseorang ditentukan oleh seberapa besar perasaan yang mampu mereka 'transfer' ke publik.

Gunakan kata berperasaan

berperasaan rev4Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Menurut Dean Keith Simonton, psikolog terkenal dari Universitas California, satu hal yang membedakan presiden yang sukses dari mereka yang gagal adalah bahasa yang digunakan.

Orang-orang berkarisma dianggap lebih sering menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh perasaan pendengarnya. Bahasa yang digunakan sebaiknya mengandung harapan, cinta, kebencian, atau bahkan kerakusan.

Orang berkarisma mampu menjalin hubungan dengan kata yang menyentuh hati, bukan otak pendengarnya.

Meniru gerakan orang lain

orang lain rev4Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Terdengar aneh memang, namun meniru seseorang, misalnya gerakan, dapat menjadi tanda kepercayaan atau keamanan. 

Jika ingin menjadi orang yang berkarisma, Anda bisa sedikit meniru gerakan yang dilakukan oleh pendengar, misalnya cara minum, duduk, atau menggerakkan tangan saat berbicara.

Berdasarkan penelitian Universitas Colombia di tahun 2007, sekitar 65 persen lebih orang yang melakukan 'peniruan' saat tengah melakukan negosiasi bisnis dapat membuat negosiasi berjalan lancar dan terlihat lebih berkarisma.

"Meniru dapat membantu menjalin hubungan yang positif, jadi kedua belah pihak menjadi lebih mudah bertukar informasi dan mencari keuntungan," ujar Adam Galinsky dari Universitas Colombia.

Apakah Anda siap mencoba ketiga langkah sederhana ini untuk bisa seperti Steve Jobs?

(mdk/bbo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP