Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ilmuwan bangun prosesor dengan 1.000 inti, buat apa?

Ilmuwan bangun prosesor dengan 1.000 inti, buat apa? Prosesor 1000 inti. ©2016 UC Davis

Merdeka.com - Di dunia komputer dan gadget mobile, dari hari ke hari prosesor dengan inti banyak terus dikembangkan seperti Octa-core (8 inti) atau Deca-core (10 inti). Namun Universiy of California - Davis atau UC Davis, telah mengembangkan prosesor dengan intinya ratusna kali lebih banyak.

Bersama dengan perusahaan teknologi IBM, UC Davis membangun KiloCore, sebuah prosesor dengan 1.000 inti. Prosesor ini diklaim bisa memproses 115 miliar perintah per detik dengan energi yang sangat kecil, sekitar 0.7 Watt. Ya, ilmuwan bisa mengaktifkan KiloCore hanya dengan baterai AA.

KiloCore didesain untuk melakukan berbagai tugas komputasi berat seperti pembuatan kode enkripsi, pengolahan data ilmiah, sampai pembuatan video beresolusi tinggi.

Sayangnya, KiloCore masih dibuat menggunakan proses manufaktur 32-nanometer. Padahal saat ini perusahaan seperti Samsung sudah memproduksi prosesor dengan proses manufaktur lebih kecil, hingga 14-nanometer untuk mendapatkan kinerja efisien.

Terlepas dari hal di atas, lahirnya KiloCore membuka padangan baru terhadap seberapa banyak inti yang bisa dimiliki oleh gadget-gadget mobile. Tentu akan sangat hebat bila suatu saat nanti smartphone kita menggunakan prosesor berinti 1.000.

(mdk/bbo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP