Ilham Habibie: Broadband harus dimanfaatkan sebaik mungkin
Merdeka.com - Ketua Harian Dewan TIK Nasional (DeTIKnas), Ilham Habibie, mengatakan bahwa broadband atau jalur pita lebar tidak sekadar infrastruktur semata namun lebih dari itu.
"Dalam diskusi ini bertema Meaningful Broadband Kabupaten Initiative, ada kata Meaningful yang tentunya kita inginkan sesuatu yang lebih bermanfaat. Ada tiga sifat dari sistem ini tidak hanya dari infrastruktur saja tapi juga aplikasinya, regulasi, dan cara memanagenya, di antaranya usable, affordable, dan empowering," ungkapnya kepada Merdeka.com di sela-sela acara Simposium Nasional Meaningful Broadband Kabupaten Initiative di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Selasa (22/9).
Dia pun melanjutkan jika nantinya broadband telah terjangkau, jangan sampai membuat koneksi internet untuk transmisi data kecepatan tinggi ini tak dimanfaatkan sebaik mungkin.
"Bisa saja karena broadband sudah terjangkau jangan sampai anak-anak kita keterlaluan maen game. Jadi harus ada aturan. Ibaratnya kaya jalan tol gak ada rambu-rambunya kan juga berbahaya kan," ujarnya.
"Maka dari itu, pita lebar tidak sekadar infrastruktur tapi lebih dari itu. Itulah yang kita hari ini diskusikan," imbuhnya.
Saat ini, ada tujuh kabupaten atau kota yang akan menjadi target percontohan implementasi Meaningful Broadband Kabupaten Initiative yang dilakukan oleh DeTIKnas, yaitu Kab. Banyuasin di Sumatera Selatan, Kota Pekalongan di Jawa Tengah, Kab. Banyuwangi di Jawa Timur, Kab. Jembrana di Bali, Kota Balikpapan di Kalimantan Timur, Kab. Minahasa Utara di Sulawesi Utara dan Kab. Jayapura di Papua.
(mdk/bbo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya