Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

iDEA akui masih banyak orang takut belanja online

iDEA akui masih banyak orang takut belanja online Online Shop. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Meskipun tren e-commerce sedang naik daun, bukan berarti tak ada tantangan yang mesti dilalui. Boleh dibilang, tahun 2016 ini bagi industri e-commerce merupakan tahun yang istimewa di mana pemerintah menetapkan road map e-commerce akan menjadi program nasional pada akhir bulan Januari 2016. Kendati begitu, di sisi lain, tantangan untuk mengedukasi ke masyarakat mengenai belanja online juga masih menjadi hal yang utama.

"Tantangannya di tahun ini masih dari sisi edukasi. Gimana caranya orang lebih banyak mau berbelanja online. Karena trust itu menjadi faktor utama. Jadi banyak orang masih takut untuk berbelanja online. Padahal, e-commerce ini kita menawarkan kemudahan berbelanja. Jadi pekerjaan rumahnya (PR) adalah mengedukasi market agar bagaimana mau menggunakan platform ini," ujar Wakil Ketua Keanggotaan Asosiasi E-commerce Indonesia (iDEA), Adimarta, saat dijumpai Merdeka.com dalam sebuah acara di Jakarta, Kamis (28/1).

Menurutnya, edukasi kepada masyarakat mengenai kemudahan-kemudahan berbelanja online, memang tidaklah mudah. Butuh waktu yang relative lama untuk memberikan kepercayaan kepada masyarakat untuk berbelanja online. Meski begitu, biasanya bagi anak-anak muda, proses edukasi relative lebih gampang. Pasalnya, anak-anak muda saat ini sudah berpikir tech minded.

"Edukasi itu lama. Bisa lama bisa cepat. Ya bisa 5 sampai 10 tahun lah. Di luar negeri pun seperti itu. Tapi, kalau untuk generasi muda itu biasanya lebih cepat. Tapi memang, kalau anak muda itu cepat banget. Karena memang mereka itu kan rata-rata tech minded ya," katanya.

(mdk/tsr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP