Huawei: kami memperhatikan privasi pelanggan dengan sangat serius
Merdeka.com - Baru-baru ini terdapat sebuah klaim yang dimuat dari media New York Times, di mana banyak sekali smartphone Android yang memiliki 'pintu belakang' yang menjadi celah untuk mengirim data ke server yang terletak di China. Hal ini terjadi lantaran software yang terpasang secara 'pre-installed' di Android, yang jumlahnya sangat banyak di dunia.
Dalam muatan artikel itu, tersebut nama pabrikan smartphone Huawei dan ZTE, yang diduga ingin melacak perilaku pengguna dalam menggunakan smartphone. Huawei sendiri memang merupakan pabrikan Android terbesar setelah Samsung.
Menanggapi hal ini, Huawei Devices Indonesia memberi tanggapan atas pemberitaan ini. Huawei Indonesia menjamin tidak ada kebocoran data pelanggan melalui perangkat-perangkat Huawei. Melalui pernyataannya kepada Merdeka.com, Huawei menyatakan bahwa privasi pelanggan sangat diperhatikan dengan serius.
"Huawei memperhatikan privasi dan keamanan pelanggan dengan sangat serius, dan kami bekerja dengan tekun untuk menjaga privasi dan keamanan. Perusahaan yang disebutkan dalam pemberitaan baru-baru ini tidak termasuk dalam daftar pemasok resmi kami. Kami tidak pernah melakukan segala bentuk bisnis dengan mereka," tulis pihak Huawei Devices Indonesia pada Merdeka.com.
Jadi sudah bisa dipastikan bahwa Huawei akan menjamin data pelanggan tak akan terekam atau sengaja digunakan dalam bentuk apapun.
(mdk/idc)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya