Heboh! Ini kronologis peretasan situs perselingkuhan Ashley Madison
Merdeka.com - Dunia maya tengah diguncang oleh aksi peretasan Ashley Madison, sebuah situs raksasa yang menawarkan akses 'perselingkuhan'. Tidak tanggung-tanggung, data sekitar 39 juta pengguna situs tersebut berhasil dicuri hacker.
Parahnya, hacker telah menyebar sebagian data pengguna Ashley Madison ke publik. Imbasnya, banyak pengguna yang berasal dari berbagai kalangan terekspos ke publik.
Untuk lebih jelasnya, berikut kronologis peretasan situs yang memalukan banyak orang di dunia tersebut.
15 Juli - Hacker ungkap aksi peretasan
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSaat itu grup hacker bernama 'Impact Team' melakukan aksi hacking besar-besaran pada Ashley Madison. Mereka berhasil mengambil alih hampir semua domain dan sistem dari situs serta perusahaan yang menaunginya.
Impact Team juga mengatakan bila data-data penting seperti email, kode-kode penting, data keuangan, hingga semua data pengguna. Tim hacker itu lantas meminta Avid Live Media (ALM) selaku induk perusahaan Ashley Madison untuk menutup situs perselingkuhan itu.
Jika tidak, Impact Team akan membocorkan data pengguna Ashley Madison ke publik.
20 Juli - Ashley Madison lakukan investigasi
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comMenanggapi ancaman itu, pengelola Ashley Madison langsung melakukan investigasi untuk mengungkap siapa Impact Team sebenarnya sekaligus menyelamatkan data pengguna.
Pihak Ashley Madison juga mengatakan telah mengamankan situs mereka dan siap menangkap siapa teroris cyber yang bertanggung jawab di balik aksi peretasan itu.
18 Agustus - Gelombang pertama data penguna bocor
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comTepat sehari setelah Hari Kemerdekaan Indonesia, Impact Team merilis data pengguna gelombang pertama ke Deep Web, atau bagian internet yang tersembunyi setelah ALM tidak mengindahkan perintah mereka untuk mematikan situs Ashley Madison.
Dari data yang bocor itu, diketahui bila sekitar 90-95 persen pengguna Ashley Madison adalah pria.
Menurut data Hydraze.com, bocoran data pengguna Ashley Madison itu adalah benar. Dan jumlahnya pun cukup masif, hingga 33 juta akun plus 36 juta alamat email. Bocoran data itu bahkan memuat nama asli, alamat, nomor telepon hingga transaksi kartu kredit.
Melihat hal itu, ALM langsung bekerjasama dengan kepolisian Kanada untuk lebih jauh melakukan investigasi.
20 Agustus - CEO Ashley Madison jadi korban
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comNah, kali ini giliran email dari CEO Ashley Madison yang dibocorkan oleh Impact Team ke dunia maya. Sekitar 13GB data email sang CEO pun bisa dilihat dengan bebas oleh netizen.
Aksi ini mungkin adalah pembalasan bagi Noel Biderman, sang CEO, yang sebelumnya mengatakan bila data pengguna yang dibocorkan oleh Impact Team adalah palsu.
21-22 Agustus - Gelombang besar email Ashley Madison bocor
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comImpact Team kembali mempublikasikan sekitar 200.000 email CEO Ashley Madison. Bahkan, TrustedSec mengatakan bila bocoran kedua email CEO Ashley Madison juga memuat email dari perusahaan ALM dan Ashley Madison secara keseluruhan.
Kumpulan email sebesar 30GB itu tertanggal mulai dari 10 Januari 2012 sampai 7 Juli 2015.
(mdk/bbo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya