Hati-hati bahaya laten Twitter
Merdeka.com - Twitter merupakan platform microblogging terkenal dan masuk jajaran sosial media besar saat ini. Menurut Twitter Statistics, rata-rata ada 135 ribu pengguna baru di Twitter setiap hari. Namun tahukah Anda jika banyak pengguna Twitter mengalami kecanduan akan jejaring sosial tersebut?
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh OnlineSchools.com dan dikutip oleh Mashable (17/3/2012), mengatakan bahwa ada ciri-ciri khusus bagi para pecandu Twitter atau Twitter Geeks.
Dalam penelitian tersebut membeberkan suatu kenyataan bahwa orang yang terdeteksi sebagai pecandu Twitter akan lebih menonjolkan suatu identitas diri bahwa dia adalah pengguna Twitter aktif, seperti contohnya mempunyai kaos dengan gambar Twitter atau yang berhubungan dengan Twitter.
Selain itu, pecandu Twitter juga selalu berdiskusi mengenai masalah yang sedang menjadi trending topics di Twitter atau bahkan menyempatkan diri untuk pergi ke toko buku hanya sekedar ingin membeli dan memiliki buku panduan pemakaian Twitter saja.
Penelitian tersebut juga mengungkapkan jika seseorang yang sudah tergolong Twitter Geeks atau menjadi pecandu Twitter akan lebih sulit disembuhkan daripada pecandu lain seperti perokok berat, pecandu alkohol, pecandu kopi, para maniak seks, atau tukang tidur.
Sebagai contoh, salah satu pecandu Twitter atau Twitter Geeks adalah akun bernama @YOUGAKUDAN_00. Akun twitter dengan twit terbanyak di dunia ini tercatat telah mengunggah 34.456.760 twit selama bergabung di Twitter.
@YOUGAKUDAN_00 selalu mengunggah satu twit hampir tiap dua menit dalam satu hari. Rata-rata pengguna akun ini mengirim lebih dari 25 ribu twit per harinya. Semua tweetnya @YOUGAKUDAN_00 pun dilakukan secara manual dengan menggunakan ponsel dan tidak menggunakan software.
Pada tahun 2010 kemarin juga pernah dilakukan sebuah penelitian yang mengangkat tema serupa. Dalam penelitian tersebut mengemukakan bahwa seorang pecandu jejaring sosial, termasuk Twitter, akan mengalami beberapa hal yang sangat tidak menyenangkan apabila dalam waktu satu hari penuh tidak terhubung dengan account jejaring sosial mereka.
Rata-rata mereka akan merasa seperti orang sakau atau kecanduan tanpa penyembuh, penurunan mental dan fisik, aktivitas menjadi terganggu, bingung, sampai dengan mengucilkan diri.
Selain dampak dari kecanduan tersebut, bahaya lain dari kecanduan jejaring sosial Twitter ini pernah diungkapkan oleh salah satu pejabat tinggi di Arab Saudi. Pejabat bernama Sheikh Abdul Latif Abdul Aziz al-Sheikh yang menjabat sebagai Kepala Kepolisian Arab Saudi menyatakan jika menggunakan Twitter dapat membuang waktu secara percuma dan kemungkinan berbuat dosa seperti kegiatan mengunggah foto yang semestinya tidak boleh diperlihatkan ke publik.
Dia bahkan menambahkan jika pengguna platform Twitter itu golongan yang merugi baik di kehidupan di dunia maupun di akhirat.
Memang, jejaring sosial Twitter merupakan platform yang memiliki sisi positif yang amat banyak jika digunakan secara baik dan benar. Namun Saat Anda tidak bisa mengontrol hasrat untuk memeriksa timeline tiap waktunya, hal ini berdampak pada kurangnya kualitas interaksi dengan lingkungan sekitar di kehidupan Anda yang sebenarnya.
Oleh karena itu, Anda sebagai pengguna Twitter sebaiknya dapat menggunakan jejaring sosial dengan baik dan bijaksana dan pastikan bahwa keinginan untuk tetap eksis di Twitter tidak mengganggu kehidupan nyata Anda. (mdk/dzm)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya