Hashtag #KembalikanMediaIslam jadi trending topic di Indonesia
Merdeka.com - Kisruh pemblokiran situs dakwah Islam oleh Kemkominfo atas permintaan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ternyata juga menyebar hingga media sosial, seperti Twitter.
Dari pengamatan merdeka, Rabu (31/3) siang terlihat jika hashtag #KembalikanMediaIslam menjadi trending topic di Indonesia. Selain itu ada puluhan tweet baru yang diunggah ke jejaring sosial micro-blogging ini tiap menitnya.
Hashtag ini sendiri muncul setelah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) merekomendasikan 19 website yang harus diblokir oleh Internet Service Provider (ISP). 19 website tersebut, dilaporkan terlebih dahulu oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ke Kemkominfo melalui surat dengan nomor 149/K.BNPT/3/2015 tentang situs/website radikal.
Kepala Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Ismail Cawidu melakukan klarifikasi atas jumlah situs dakwah Islam radikal yang diblokir. Sebelumnya, dirinya mengatakan ada 22 website dakwah islam tapi ternyata hanya berjumlah 19 website yang dinyatakan diblokir.
"Awalnya yang dilaporkan BNPT ada 26, lalu ternyata beberapa ada yang sudah tidak aktif 4 website, total berjumlah 22. Kemudian, setelah dikaji lagi ternyata juga ada yang tidak dinyatakan radikal. Jadi, total 19 website yang menjadi list operator dan ISP untuk diblokir," ujarnya dalam pertemuan dengan sejumlah pengelola situs dakwah Islam yang diblokir.
(mdk/dzm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya