Harbolnas 2016 antara harapan dan realita, begini kata konsumen
Merdeka.com - Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2016 usai sudah. Perhelatan promosi besar-besaran e-commerce itu, masih ada yang tidak sesuai dengan harapan dari konsumen Indonesia. Setidaknya itu hasil dari survei yang dilakukan oleh ShopBack secara online yang disebar ke seluruh konsumen di Indonesia. Hanya saja, paling banyak di Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Makassar, dan Yogyakarta. Dalam hasil survei mereka menyebut, 50,20 persen konsumen merasa sesuai dengan apa yang dijanjikan pelaku e-commerce.
"Namun, hampir separuh konsumen sekitar 49,80 persen menyatakan sebaliknya. Promosi dijanjikan ternyata menurut pengalaman mereka tidak terealisasi," kata Country General Manager ShopBack Indonesia, Indra Yonathan di Jakarta, Jumat (16/12).
Meski angka ketidaksesuaian tak genap 50 persen, kata Indra, hal itu akan berdampak sensitif yakni mampu berpotensi mengurangi kepercayaan konsumen terhadap penawaran di industri e-commerce.
Adapun ketidakpuasan konsumen lantaran beberapa penyebab di antaranya sebanyak 49,1 persen konsumen menyatakan diskon yang ditawarkan tahun ini kurang tinggi. Sementara itu 46,6 persen konsumen menyayangkan periode promo yang terlalu pendek karena hanya berlangsung dalam beberapa jam atau beberapa hari. Di luar masalah diskon dan lamanya waktu digelarnya promo, sebanyak 33,9 persen mengeluhkan promo yang ditawarkan terlalu rumit untuk dipahami dan tidak ada penjelasan yang mamadai.
Keluhan hampir serupa juga muncul dari 16,6 persen konsumen yang menyatakan kesulitan dalam mencari informasi promo yang ditawarkan berbagai e-commerce peserta Harbolnas 2016 dan 6,4 persen konsumen mengatakan bahwa informasi terkait Harbolnas 2016 kurang disosialisasikan dengan baik. Selebihnya, terdapat 22 persen konsumen yang berpendapat bahwa ragam produk yang ditawarkan tahun ini menurut mereka adalah kurang.
"Berharap temuan ini menjadi catatan penting bagi kami semua, para pelaku bisnis e-Commerce, dalam melakukan pendekatan konsumen, supaya industri terus mampu menguatkan kredibilitas dan reputasinya di kalangan masyarakat Indonesia yang saat ini dalam tahap mengenal lebih jauh tentang industri baru ini," jelasnya.
Harbolnas yang digelar 12 hingga 14 Desember 2016 diikuti oleh 200 pelaku e-commerce. Pada tahun kelima Harbolnas ini, jumlah peserta naik sebesar 48,6 persen dari tahun lalu dan mengklaim menawarkan diskon hingga 95 persen.
(mdk/idc)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya