Hadir 4 Juni, sanggupkah Q10 angkat pamor BlackBerry?
Merdeka.com - Kemunculan BlackBerry 10 yang variannya terdiri dari Z10, Q10, dan Q5 digadang-gadang mampu mengangkat pamor BlackBerry (sebelumnya bernama RIM) yang terpuruk di sejumlah negara terutama Eropa dan Asia.
BlackBerry kalah dengan ponsel bersistem operasi Android dan Apple. Samsung Galaxy, HTC, dan iPhone maupun iPad begitu berjaya di daratan Eropa dan sebagian besar Asia. Hanya Indonesia dan sejumlah negara di Amerika Latin yang masih setia pada BlackBerry.
Berdasarkan pantauan merdeka.com di pusat penjualan ponsel, pengguna BlackBerry di Indonesia malas membeli BlackBerry Z10 yang sudah tidak menganut paham BlackBerry Internet Service (BIS) lagi. Karena umumnya pengguna BlackBerry di Indonesia sudah berlangganan nomor BlackBerry paket sebulan, sehingga bila menggunakan Z10 harus mengurus lagi paket data dari operator yang bersangkutan.
"Susah mas, kebanyakan yang membeli BlackBerry Z10 ya yang belum pernah punya BlackBerry atau memakai nomor baru. Sejak dirilis aja baru terjual di bawah 10," ungkap seorang penjaga counter BlackBerry di ITC Depok.
Penjualan BlackBerry makin mengkhawatirkan setelah fitur BlackBerry Messenger (BBM) juga akan tersedia di Android dan iOS. Bila sudah begini, maka BlackBerry harus siap-siap memakai strategi baru, atau harus kembang kempis seperti nasib Nokia saat ini.
Kini, BlackBerry bersiap mendaratkan produk barunya di Indonesia, yaitu BlackBerry Q10, besok (4/6) di Bandung. Meski bukan merupakan negara pertama tempat peluncurannya, tetapi kemunculan BlackBerry Q10 yang sebelumnya sudah dihebohkan lewat razia Menteri Perdagangan Gita Wiryawan di pusat perdagangan Roxy Mas ditunggu banyak penggemarnya di Indonesia.
Sekedar diketahui, sebelum peluncuran resminya besok (4/6), BlackBerry Q10 dijual seharga Rp 12 juta garansi toko. Yang jadi tanda tanya adalah, apakah BlackBerry Q10 juga hanya heboh di awal peluncurannya, seperti halnya Z10? Mari tunggu saja.
(mdk/dzm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya