Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hacker Rusia Retas Rekening dan Curi 100 Juta Dolar

Hacker Rusia Retas Rekening dan Curi 100 Juta Dolar Kartu pembayaran berteknologi Chip dan PIN mulai disasar malware. ©2018 kaspersky.com

Merdeka.com - Departemen Keuangan AS dilaporkan baru saja menjatuhkan sanksi dan mendakwa anggota organisasi kejahatan siber dari Rusia.

Tak tanggung, melansir Mashable, orang ini bertanggung jawab atas peretasan sejumlah total USD 100 juta dari berbagai pemilik rekening di AS dan bank internasional.

Kelompok hacker yang dipimpin si terdakwa ini memiliki nama unik, yakni "Evil Corp".

Cara Evil Corp untuk meretas adalah dengan mengembangkan malware bernama Dridex yang mampu mengambil informasi perbankan dari pengguna yang smartphone-nya terinfeksi malware ini.

Akhirnya, skema phising dipakai untuk menguras isi rekening mereka.

Kegiatan pengurasan uang ini masih terjadi hingga saat ini, dan Evil Corp masih beroperasi.

FBI akhirnya kini akan memberi hadiah USD 5 juta bagi siapa saja yang mampu melacak pemimpin Evil Corp yang bernama Maksim Yakubets.

Yakubets sendiri pernah bekerja dengan pemerintah Rusia yakni lewat badan intelejennya yakni FSB. Sehingga FBI sangat tertarik dengannya.

FSB sendiri telah dianggap sebagai 'penjahat dunia maya' yang kebetulan dijalankan pemerintah.

(mdk/idc)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP