Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hacker Jerman klaim taklukkan sensor sidik jari iPhone 5S

Hacker Jerman klaim taklukkan sensor sidik jari iPhone 5S Sensor sidik jari iPhone 5S. © Venturebeat.com

Merdeka.com - iPhone 5S memang boleh dibilang perangkat dengan sistem keamanan tercanggih karena dilengkapi sensor sidik jari. Namun, nyatanya hacker masih bisa membobol sistem seperti ini.

Seperti yang dilansir oleh Mashable (22/9), baru saja kelompok bernama Chaos Computer Club (CCC) mengaku telah berhasil mengelabui sistem keamanan paling canggih di smartphone ini. Dikatakan, salah satu anggota mereka yang bernama Starbug bisa melakukan hal ini menggunakan printer laser.

Printer laser ini diperintahkan untuk mencetak sidik jari palsu. Sidik jari palsu inilah yang kemudian bisa digunakan untuk membobol iPhone 5S tersebut.

"Dalam kenyataannya, sensor Apple memiliki resolusi lebih tinggi dari yang ada selama ini. Jadi kami tinggal meningkatkan resolusi dari sidik jari palsu kami," tulis Starbug dalam situs resmi CCC yang berasal dari Jerman ini.

Bahkan, CCC juga berani membeberkan sebuah video di YouTube yang menjelaskan cara untuk membobol sistem keamanan ini. Video ini pun memicu banyak reaksi dan berbagai kalangan, terutama pemerhati keamanan.

Adapun maksud dari CCC melakukan hal ini sendiri dilakukan untuk mengikuti sebuah sayembara berhadiah hampir USD 20 ribu. Sayembara ini dilakukan oleh para analis keamanan yang ingin mengetahui bagaimana caranya untuk membobol sistem sidik jari ini.

Baca juga:Benarkah agar terlihat ramai, Apple 'pekerjakan' gelandangan?Banyak gelandangan 'direkrut' untuk antre di depan Apple StoreiPhone 5S emas terjual habis hingga OktoberiPhone 5S emas paling diburuSensor sidik jari iPhone 5S juga berfungsi untuk kucingUji banting iPhone 5C dan 5S, siapa yang lebih kuat?Buruknya distribusi iPhone 5S (mdk/nvl)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP