Guna dapatkan data, NSA berani menyamar jadi Google
Merdeka.com - Segala cara dilakukan agensi NSA untuk mengumpulkan data orang yang mereka kehendaki. Salah satunya, menurut laporan terbaru, dengan menyamar sebagai orang Google.
Seperti yang dilansir oleh CNet (12/9), laporan ini diketahui berasal dari sebuah berita yang dilansir oleh situs berita Brasil. Dikatakan, seorang agen NSA baru saja menyamar sebagai orang dari Google guna mendapatkan kesempatan untuk bisa mengumpulkan data masyarakat seperti akun bank.
Cara yang dilakukan adalah dengan membuat seseorang menjadi target sasaran hacker tanpa disadari. Hacker awalnya berpura-pura sebagai perwakilan dari bank. Korban yang terjebak kemudian dijanjikan untuk mereka bantu namun harus terlebih dahulu memberikan data yang mereka inginkan.
Ketika data sudah didapat, hacker tak membantu sesuai janjinya. Pihak korban dan bank pun tak sadar bahwa keduanya sedang dikibuli oleh hacker.
Cara seperti ini juga dilakukan untuk mendapatkan data pengguna Google. Agen NSA menyamar sebagai perwakilan Google dan meminta data pengguna secara terang-terangan.
Namun, ketika dikonfirmasi, Google tentu saja menolak adanya kegiatan seperti itu. Mereka mengaku mengikuti program PRISM, namun tak sampai menipu penggunanya.
"Laporan terbaru yang kami berikan kepada pemerintah Amerika Serikat mengatakan bahwa adanya cara untuk mengakali sistem keamanan kami, kami tak memiliki bukti bahwa hal tersebut terjadi. Kami memang memberikan data pengguna kepada pemerintah, namun dengan tujuan untuk menghormati undang-undang," kata juru bicara Google.
Sementara, di lain pihak NSA juga tak memberikan tanggapan apapun mengenai hal ini. Namun, memang diketahui bahwa selama ini NSA rajin mengumpulkan data mengenai siapa saja yang mereka kehendaki di internet lewat program PRISM. (mdk/nvl)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya