Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

GoDaddy sangkal diserang hacker

GoDaddy sangkal diserang hacker Logo GoDaddy. ©2012 GoDaddy.com

Merdeka.com - Gangguan sistem yang dialami salah satu web hosting dan registrar domain terbesar di dunia, GoDaddy, menyebabkan ribuan website di dunia lumpuh. Gangguan tersebut menurut klaim GoDaddy disebabkan kesalahan internal bukan serangan hacker.

GoDaddy, menurut informasi PCMag (11/09), menjelaskan gangguan ini disebabkan gangguan pada kabel data router yang corrupt. Mereka juga menyatakan telah mengambil langkah untuk mengatasi masalah setelah melakukan identifikasi. Namun pengakuan GoDaddy ini berbeda dari kabar sebelumnya.

Kabar sebelumnya menyatakan bahwa GoDaddy lumpuh karena serangan hacker. Kabar itu diperkuat klaim dari seseorang yang mengaku anggota Anonymous berinisial AnonymousOwn3r telah menyerang GoDaddy. Dia menyatakan menyerang GoDaddy untuk menguji sistem keamanan cyber dan sebuah alasan yang tak dapat diungkap.

Akibat dari gangguan itu, ribuan website lumpuh. Akun Twitter GoDaddy kebanjiran keluhan dari para pelanggan GoDaddy. GoDaddy juga meminta maaf dan berjanji menyelesaikan masalah pada akun Twitternya tersebut.

Beberapa analis percaya serangan tersebut dikarenakan GoDaddy pernah mendukung SOPA dan PIPA. Namun dukungan GoDaddy memancing amarah penggunanya bahkan sebagian mengancam berhenti jika GoDaddy dukung SOPA dan PIPA. Karena tekanan tersebut maka GoDaddy mundur dari pendukung SOPA PIPA. (mdk/ikh)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP