Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gelar Munas, APJII bakal pakai sistem e-voting

Gelar Munas, APJII bakal pakai sistem e-voting apjii. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) di Yogyakarta pada 18-20 Mei 2015.

Agenda utama Munas yang akan diselenggarakan minggu depan itu yakni memilih pengurus baru periode 2015-2018. Menariknya, pemilihan Ketua Umum APJII yang baru akan menggunakan sistem elektronik voting (e-voting).

Hal ini disampaikan oleh Ketua Steering Committee (SC) Wahyoe Prawoto setelah melakukan rapat terakhir persiapan Munas di kantor APJII, Gedung Cyber-1 Jakarta, Rabu (13/5/2015). "Mekanisme ini adalah kali pertama dilakukan di APJII dalam proses pemilihan pengurus sejak asosiasi ini didirikan tahun 1996," ujarnya dalam siaran pers yang dikirim kepada Merdeka.com, Rabu (13/05).

Adapun untuk saat ini calon Ketua Umum APJII sudah ada 7 nama yang akan bertarung, di antaranya Marcellus Ardiwinarta (LinKnet/First Media), Jamallul Izza (MediaLintasData), Teddy Muslih (PC24), Adie Kusuma (ArsenNet), A Sapto Anggoro (Indonusa), Arie Tjajono (CBN), dan Irvan Nasrun (VIP-Net). Kendati begitu, dikabarkan ada nama yang muncul lagi untuk ikut bertanding di pemilihan Ketua Umum APJII, yakni Galumbang Menak (Moratel). Setiap anggota dari APJII sendiri memang berhak mendapatkan satu suara dan berhak memilih atau dipilih.

Selain itu, dalam Munas nantinya APJII juga berencana akan memberikan penghargaan pada tokoh-tokoh nasional yang memiliki legacy positif dalam perkembangan Internet Indonesia antara lain Josh Luhukay (Akademisi UI/Bisnis), Samik Ibrahim (Akademisi UI), Onno W Purbo (Pejuang Internet Rakyat), dan JL Parapak (mantan Sekjen Parpostel).

APJII menyadari bahwa nama-nama di atas memiliki legacy yang tak terhingga dalam pertumbuhan Internet Indonesia. “Kita harus memberikan penghargaan dan memberitahu masyarakat, bahwa mereka-mereka adalah bagian penting dalam hal Internet di Indonesia hari ini,” katanya.

Josh Luhukay dan Samik adalah aktivis di Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom UI) yang sudah menjadi penggiat internet mulai dari email dan infrastruktur seadanya bahkan sebelum komputer PC massive. Sedangkan Onno seperti diketahui sejak sebagai akademisi di ITB sering keliling daerah di Indonesia untuk menularkan ilmu soal komputer dan Internet yang dikenal dengan Internet Rakyat dan salah produknya wajanbolic. Sementara JL Parapak adalah birokrat yang saat itu menjadi motor Menparpostel Joop Ave (alm) dengan menerbitkan surat keputusan (SK) perizinan Internet pada pertengahan tahun 1990-an.

Sekadar informasi, saat ini jumlah anggota APJII yang terdiri dari perusahaan Internet Service Provider (ISP) dan Network Access Point (NAP) sebanyak 340 perusahaan. Dalam acara Munas ini juga akan didahului dengan seminar tentang resource Internet yang melibatkan narasumber kompeten, antara lain Sanjaya (Direktur Operasional APNIC), Ismail Ahmad (Direktur Telekomunikasi Khusus Kemkominfo), dan dari APJII sendiri. (mdk/dzm)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP