Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Foxconn akui adanya kerja paksa di pabriknya

Foxconn akui adanya kerja paksa di pabriknya Foxconn. REUTERS/Stringer

Merdeka.com - Foxconn akhirnya mengakui telah bertindak semena-mena terhadap para pekerjanya saat perakitan PS4. Namun disebutkan bahwa mereka mengaku hal ini sebenarnya sesuai dengan peraturan perusahaan.

Seperti dilansir BBC (11/10), Foxconn memang mengakui telah mempekerjakan para mahasiswa magang untuk bekerja di tempatnya. Para pekerja ini pun diberikan hak dan kewajiban yang sama dengan para pekerja Foxconn lainnya.

"Ada beberapa contoh di mana peraturan perusahaan kami membolehkan adanya kerja lembur dan shift malam dengan cara tidak dipaksakan," kata juru bicara Foxconn.

Sebelumnya, sebuah laporan terbaru menyebutkan jika Foxconn yang menjadi mitra Sony dalam produksi masal konsol game PS4 diduga menggunakan mahasiswa magang sebagai tenaga kerja murah mereka.

Dilansir Mashable (10/10), menurut berita yang diterbitkan di koran Oriental Daily di Hong Kong mengungkapkan jika mahasiswa dari Xian Institute of Technology di China disebut-sebut dipaksa untuk melakukan magang sebagai pegawai pabrik Foxconn guna merakit konsol game PS4.

Berdasarkan lansiran tersebut, dikabarkan jika para mahasiswa tersebut tidak melakukan program magang ini, maka mereka akan kehilangan 6 sks dalam program studinya yang tentu akan membuat mereka tidak bisa lulus dari Institut tersebut.

Foxconn sendiri adalah perusahaan produsen dan perakit gadget ternama di dunia. Nama besar seperti Apple, Sony, Microsoft, HP, hingga Nokia pun mempercayakan produksi perangkat mereka kepada Foxconn. (mdk/nvl)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP