Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Fintech Modalku Mitigasi Risiko Krediturnya, Dampak Covid-19 di Sektor UMKM

Fintech Modalku Mitigasi Risiko Krediturnya, Dampak Covid-19 di Sektor UMKM Modalku. ©Liputan6.com/Bawono Yadika

Merdeka.com - Platform fintech, Modalku, menerapkan prinsip responsible lending sebagai langkah mitigasi risiko mengantisipasi dampak pandemik virus Covid-19 di Indonesia.

Prinsip ini menjadi asas operasi Modalku dalam menilai UMKM peminjam dan kemampuan finansial mereka untuk melunasi pinjaman. Modalku juga memiliki tanggung jawab terhadap para pemberi pinjaman yang turut mendukung perkembangan UMKM.

Co-Founder & CEO Modalku Reynold Wijaya mengatakan pihaknya memantau perkembangan virus Covid-19 sejak Januari lalu. Dinamika perekonomian yang sedang terjadi mempengaruhi kondisi bisnis para UMKM di sektor tertentu yang menjadi peminjam di Modalku.

"Strategi pertumbuhan kami saat ini fokus kepada UMKM beserta jaringannya dan berdiskusi untuk menemukan solusi yang terbaik dalam mendukung kelangsungan perkembangan bisnis UMKM di Indonesia,” ujar Reynold dalam keterangan resminya, kemarin.

Tiga Langkah Kelola Risiko Modalku

fintech modalku

2019 Merdeka.com

Modalku telah menerapkan langkah-langkah untuk memantau dan mengelola risiko pada portofolionya dalam beberapa waktu ke depan.

Pertama, Modalku akan melakukan proses seleksi yang lebih komprehensif terhadap calon peminjam dan UMKM yang menjadi peminjamnya. Beberapa industri seperti food & beverage, travel, perdagangan lintas negara, dan industri jasa yang bergantung pada tenaga kerja dari negara- negara yang terkena dampak di Asia Tenggara, akan mendapat perhatian lebih ketika melakukan penilaian pengajuan pinjaman.

Kedua, Modalku akan bereaksi lebih cepat terhadap perubahan kondisi ekonomi makro dengan menyesuaikan batas jumlah (limit) serta jangka waktu pinjaman (tenor). Angka limit dan tenor pinjaman akan disesuaikan dengan jenis pinjaman dan profil bisnis masing- masing UMKM, sehingga penyesuaiannya dilakukan kasus per kasus.

Ketiga, memaksimalkan kolaborasi dengan platform e-commerce, yang sebagian besar penjualnya masuk ke segmen mikro. Di kondisi pentingnya physical distancing saat ini, transaksi bisnis melalui e-commerce bisa berkembang dengan baik karena masyarakat cenderung memilih berbelanja secara online.

Secara berkala, kami akan terus mengelola langkah-langkah tersebut dengan hatihati dan mengembangkan kemampuan manajemen risiko sesuai situasi ekonomi global. Modalku juga akan terus berkoordinasi dengan OJK sebagai regulator dan AFPI sebagai asosiasi supaya langkah-langkahnya sesuai dengan regulasi OJK, pungkas Reynold.

Modalku berdiri pada 2016 menyediakan layanan peer-to-peer (P2P) lending, yang mana peminjam (UMKM yang berpotensi) bisa mendapatkan pinjaman modal usaha tanpa agunan hingga Rp 2 miliar.

Dana tersebut berasal oleh pemberi pinjaman platform (individu atau institusi yang mencari alternatif investasi) melalui pasar digital. Selain di Indonesia, Modalku juga beroperasi di Singapura dan Malaysia dengan nama Funding Societies. Hingga Maret tahun ini, Grup Modalku berhasil menyalurkan pinjaman usaha lebih dari Rp 13 triliun.

(mdk/sya)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP