Facebook, Twitter dan internet justru membuat manusia bodoh

Reporter : Dwi Andi Susanto | Rabu, 5 Februari 2014 12:20

Facebook, Twitter dan internet justru membuat manusia bodoh
Jejaring sosial © 2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Jejaring sosial adalah salah satu hal yang menjadi sangat mainstream karena selalu dibutuhkan oleh banyak orang dalam sehari-hari. Namun, justru kecanduan beraktivitas di jejaring sosial dapat berakibat buruk.

Menurut seorang peneliti dari University of Edinburgh dan juga dari Masdar Institute of Science and Technology bernama Dr Iyad Rahwan, dengan banyak beraktivitas di Facebook dan Twitter maka akan menurunkan kemampuan untuk berpikir secara analisis dan mengikis akal sehat manusia.

Bahkan menurutnya, dengan banyak beraktivitas di Facebook atau Twitter itu maka akan membuat manusia kehilangan waktu untuk menyelesaikan masalah yang mereka punyai.

Alasan kenapa jejaring sosial khususnya Facebook dan Twitter mengurangi tingkat intelijensi mereka hal itu disebabkan karena rata-rata para netizen selalu mencari jawaban dari pendapat orang-orang banyak dari pada menganalisis suatu masalah dan mencari jawabannya sendiri.

Dikutip dari Daily Mail (05/02), untuk melakukan penelitian ini, Dr Rahwan mengambil sample dari 20 orang dengan 3 trik pertanyaan yang diulang-ulang.

Kemudian, Dr Rahwan menanyakan pertanyaan yang sama kepada kelompok lainnya yang awalnya ditanyakan secara individu dan kemudian secara berkelompok.

Dari uji coba tersebut terbukti bahwa orang-orang yang gemar beraktivitas di situs jejaring sosial masih akan bingung akan jawaban mereka sendiri dan lebih menuruti apa pendapat umum.

Akhirnya, disimpulkan bahwa dengan seringnya beraktivitas di Facebook dan Twitter pada khususnya, membuat seseorang akan lebih mengandalkan pendapat orang lain daripada intuisi diri sendiri.

Rata-rata dari mereka akan menjadi malas untuk berpikir dan menganalisis semua masalah atau juga mencari jawabannya. Memang ada benarkan saran dari orang lain mungkin akan bermanfaat, namun ada pula pemikiran bahwa bisa jadi saran tersebut justru menjerumuskan.

Penelitian sebelumnya juga pernah mengungkapkan bahwa seseorang akan sulit untuk mengingat segala hal karena adanya mesin pencari di internet seperti Google. Dari situlah, maka seseorang akan lebih tergantung dengan jawaban yang ada di internet atau di dunia online.

Baca juga:
Perangkat Microsoft akan dapat dukungan penuh Foursquare
Internet heboh dengan foto narsis orang dikejar banteng
Jejaring sosial dituduh sebagai biang perceraian dan selingkuh
Para karyawan Facebook di awal berdiri (2)
Para karyawan Facebook di awal berdiri (1)

[das]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






BE SMART, READ MORE
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Kemlu pastikan belum ada WNI yang menjadi korban dalam gempa Taiwan
  • Dites urine, lima narapidana Lapas Banceuy positif pakai narkoba
  • Diiming-iming jadi guru bantu, 4 orang kena tipu Rp 80 juta
  • Pakai batik abu-abu, SBY hadiri Maulid Nabi di Kalibata
  • Jejak Laksamana Cheng Ho di Klenteng Sam Po Kong Simongan Semarang
  • Hiddink: Chelsea vs MU masih laga besar
  • Maling bobol ATM di Alfamart pakai las, duit Rp 84 juta raib
  • Jingga, warna warni hidup kaum tunanetra siap aduk emosi penonton
  • Romi dan Djan Faridz sepakat islah PPP adalah kewajiban
  • Tujuh orang dinyatakan tewas akibat gempa Taiwan
  • SHOW MORE