Eragano dapat kucuran dana segar dari East Ventures
Merdeka.com - East Ventures, perusahaan investasi yang fokus pada pendanaan startup ini, kembali menambahkan deretan startup yang diinvestasi. Kali ini startup yang bergerak di bidang pertanian yang menjadi portfolio investasinya. Startup itu bernama Eragano. Startup yang memiliki visi merevolusi metode pertanian untuk lebih sustainable ini mendapatkan dana tahap awal yang tidak disebutkan.
Suntikan dana tersebut, akan digunakan Eragano untuk memperkuat tim operasional, mengembangkan sistem teknologinya, dan marketplace untuk musim tanam berikutnya. Produk yang mereka kembangkan berupa aplikasi mobile yang menyediakan endtoend solusi bagi para petani.
Solusi yang disediakan meliputi dari pasokan pertanian pengadaan, penjadwalan pertanian untuk menjual panen. Selain itu, Eragano juga membantu petani dalam pembiayaan dan sisi keamanan melalui kredit mikro dan asuransi tanaman untuk petani.
"Sebelum adanya Eragano, sebagian besar petani akan menggunakan insting mereka untuk memecahkan masalah tertentu atau jika tidak berkonsultasi dengan penjual pestisida yang kadang-kadang bersandar lebih ke produk yang memberi mereka lebih banyak komisi. Perbedaan informasi adalah salah satu masalah yang dihadapi oleh petani. Itu sebabnya kami juga memberikan bantuan secara online melalui aplikasi mobile dan bantuan konsultasi offline," ujar Aris Hendrawan, COO Eragano dalam keterangannya, Jumat (22/07).
Terlebih dikatakan CEO Eragano, Stephanie Jesselyn, para petani sering mengalami ketidakadilan dari para rentenir dan tengkulak. Mereka perlu membeli pasokan bahan pertanian dalam harga mahal, namun saat panen dihantam dengan harga yang rendah.
"Mereka juga terbatas akses ke kredit mikro dan terpapar risiko keuangan jika tanaman gagal. Selain itu, kondisi ini semakin parah dengan metode pertanian yang tidak stabil," jelasnya.
Saat ini Eragano membantu 38 petani yang bekerja di lahan seluas 19 hektar di Pangalengan dan Lembang, Jawa Barat. Komoditas petani saat ini fokus pada cabai, bawang, kentang, dan kubis. Pada pertengahan Juli, mereka mengklaim panen pertama telah berhasil memperoleh 1,5 ton cabai. Setelah panen, hasil tersebut dijual di EraganoStore, layanan B2B mereka yang memiliki akses ke hotel, restoran, dan katering. (mdk/idc)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya