Era 5G dan mobil tanpa pengemudi
Merdeka.com - Teknologi akan selalu terus berkembang setiap waktunya. Kehadiran teknologi bisa membuat sesuatu yang nampaknya mustahil, menjadi mungkin terjadi. Lihatlah, uji coba mobil tanpa pengemudi di negara-negara maju yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan teknologi raksasa.
Semua perusahaan teknologi raksasa itu pun berlomba-lomba melakukan uji coba. Perkembangan teknologi itu, tidak bisa dilepaskan dari peranan internet yang terus menunjukkan manfaat bagi umat manusia.
Internet of Thing (IoT) yang sering disebut merupakan cikal bakal dari lahirnya perkembangan teknologi tersebut. Di negara-negara maju, adanya IoT tersebut tak lepas dari peranan 5G. Menurut Direktur Smartfren, Roberto Saputro, penggunaan teknologi 5G di negara-negara maju lebih banyak digunakan untuk mobil-mobil tanpa pengemudi.
"Kalau 5G, digunakannya lebih kepada kendaraan yang secara otomatis bisa berjalan sendiri. Karena dia itu butuh teknologi yang cepat dengan latency yang rendah. Nah, ini yang lagi banyak dites di luar negeri sana," ujarnya ketika ditemui seusai acara media briefing di Jakarta, Jumat (18/3).
Di era 5G, kata dia, memang semua perangkat akan terhubung dengan internet sehingga melakukan sesuatu yang sepele saja seperti menyalakan perangkat rumah bisa dilakukan secara otomatis. Di Indonesia memang belum masuk ke era 5G.
"Ya, jadi kan kalau kita ini masih ngomong soal 4G, tapi kalau ngomong perkembangan ke depannya, ada 5G. Lalu, apa sih kegunaan dari 5G, ya itu tadi untuk machine to machine (M2M), makanya tadi kita bilang IoT. Bahwa semuanya akan terhubung dengan mesin, jadi nanti antarmesin bisa ngobrol. Kan tadi saya bilang, prototype ini mulai dari nyalain lampu, matiin AC, nyalain TV, ngatur terang lampu, itu ke depannya akan kejadian," katanya.
Meski terlihat menarik, namun kata Roberto, sebelum masuk ranah 5G, ada baiknya juga masyarakat negeri ini menjajal 4G yang notabene juga menawarkan internet cepat.
"Tapi ya balik lagi ya, jangan ngomong 5G dulu deh, 4G ini gimana dulu. 5G memang masih jauh," pungkasnya.
(mdk/idc)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya