Elon Musk Borong 9,2 Persen Saham Twitter
Merdeka.com - Elon Musk baru saja membeli 9,2 persen saham Twitter. Pembeliannya itu ternyata membuatnya menjadi pemegang saham terbesar di perusahaan tersebut. Berita pembelian tersebut membuat saham Twitter melonjak 22 persen di awal perdagangan.
Dilaporkan via CNN, Selasa (5/4), Musk tidak mengungkapkan apa yang dia bayar untuk saham tersebut, tetapi sahamnya bernilai USD 2,9 miliar pada penutupan perdagangan Jumat, dan USD 3,5 miliar setelah lonjakan Senin pagi.
Pengajuan Musk tidak mengungkapkan tujuan pembelian atau rencana apa pun untuk perusahaan. Tapi dia telah menjadi kritikus profil tinggi kebijakan Twitter di masa lalu. Bulan lalu dia mengatakan dia memberikan "pemikiran serius" untuk menciptakan platform media sosial baru.
"Mengingat Twitter berfungsi sebagai alun-alun kota publik de facto, gagal mematuhi prinsip-prinsip kebebasan berbicara secara fundamental serta merusak demokrasi," tweet Musk bulan lalu.
Tak lama kemudian, Musk memutuskan untuk membeli saham Twitter. Musk memiliki 73,5 juta saham Twitter, yang dipegang oleh Elon Musk Revocable Trust, di mana ia adalah satu-satunya wali amanat dari Elon Musk. Vanguard adalah pemegang saham terbesar kedua Twitter, dengan 8,79 persen saham, menurut data Refinitiv.
Sebelumnya, Tom Forte, analis dari DA Davidson and Co, Elon Musk tak akan membuat platform baru. Sebagai gantinya, dia justru akan meningkatkan kepemilikannya di Twitter dan mengambil alih perusahaan secara perlahan.
"Mengingat komentar Elon sebelumnya tentang keinginan untuk memulai perusahaan media sosial, saya akan mengatakan kemungkinan dia akan meningkatkan kepemilikannya di Twitter atau mengambil alih saham perusahaan dalam waktu dekat," kata Tom Forte. (mdk/faz)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya