Ekosistem startup Singapura buruk
Merdeka.com - Seseorang pernah bertanya kepada saya: “Apa yang kurang dari ekosistem startup di Singapura, selain tentunya, investasi?”
Ini agak lucu, karena saya juga pernah berbincang dengan investor tahap awal yang mengeluh bahwa tidak banyak perusahaan yang bagus untuk didanai.
Kenyataannya, uang selalu ada. Tentu, uang untuk startup lebih sulit untuk didapat daripada yang lainnya, tapi uang selalu ada.
Apakah Anda seorang waiter atau doer?
Anda sudah mendengarnya ribuan kali, perkenankan saya mengulangi hal klise ini lagi, karena ini benar – investor tidak berinvestasi pada ide, mereka berinvestasi pada orang. Fakta bahwa seorang entrepreneur menghabiskan bahkan sedetik saja membahas tentang ekosistem adalah tanda bahwa mungkin orang tersebut menunggu sesuatu untuk terjadi.
Terlalu banyak startup yang berkhayal menjadi jutawan dalam semalam, gaya Silicon Valley. Entrepreneur sejati tidak mendramatisir, dan tidak menunggu – ekosistem seperti apapun tidak masalah.
Memang, ekosistem mempunyai pengaruh nyata pada kecepatan dan hasil sebuah perusahaan, yang membuat banyak tim masih lebih memilih tetap berada di YCombinator atau 500Startups (daripada terjun ke pasar). Tapi entrepreneur sejati tidak membuang energinya untuk memikirkan hal-hal yang tidak bisa mereka ubah dan lebih memilih untuk berfokus untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan dengan cara secepat mungkin – dan tentunya bukan merengek tentang ekosistem.
Jangan menyerah hanya karena investor menolak Anda. Investor tidak pernah benar-benar menutup kesempatan investasi bahkan jika awalnya mereka menolak. Entrepreneur yang hebat akan pergi menyelesaikan masalah dan kembali dengan hasil yang luar biasa meski tanpa pendanaan. (Jika Anda tidak bisa menyelesaikan masalah tanpa uang, Anda tidak bisa dipercaya dengan uang yang lebih). Ide bisnis yang sama akan terlihat sangat berbeda ketika Anda mulai mendapat pengguna. Percayalah, akan lebih menyenenangkan jika investor memohon-mohon pada Anda untuk menginvestasikan uangnya. Jangan menjadi waiter, jadilah doer.
Product-Market Fit
Startup Anda adalah sebuah produk dan investor Anda adalah pembelinya – mereka membeli sebuah kesempatan berinvestasi. Itulah mengapa Anda tidak perlu berkecil hati jika ditolak oleh seorang investor. Sama seperti produk Anda yang tidak untuk setiap orang, perusahaan Anda juga tidak untuk setiap orang. Bukan berarti startup Anda jelek, bisa saja investor tersebut tidak tepat untuk Anda.
Tapi jika semua investor yang menargetkan pasar yang sama menolak Anda, Anda mungkin perlu berpikir ulang tentang apa yang sedang Anda lakukan atau dimana Anda harus mencari uang. Contohnya, mencari pendanaan untuk jejaring sosial untuk ice-hockey di India adalah ide bodoh – Anda mungkin perlu menggantinya dengan cricket atau pindah saja ke Kanada.
(Tips: seringkali, investor, khususnya angel investor tanpa LP, berinvestasi bukan hanya karena ROI (Return of Investment), bisa saja karena ingin mendukung keadaan sosial yang mereka percaya, atau untuk pamer. Jangan lupa untuk memanfaatkan itu.)
Terus kejar mereka
Mencari pendanaan adalah semacam aktivitas menjual. Sudah ada banyak sekali presentasi yang pernah saya dengar yang ketika investornya berkata 'Tidak', startup tersebut merasa kalah lalu pergi begitu saja dan berkata , 'OK…'
Seperti halnya menjual, jika target pelanggan Anda tidak membeli, Anda kejar mereka sampai Anda tahu mengapa. Hanya ada satu dari dua hasil dari penjualan – Anda mengerti kenapa produk dan pelanggan Anda tidak cocok, atau Anda megubahnya dan menjualnya kembali.
Bahkan terlalu banyak startup yang gagal presentasi meratap, "Investor tidak mempunyai nyali untuk ini," atau ucapan kasar lainnya. Mungkin itu benar, tapi tidak akan membantu Anda kan? Seharusnya Anda bertanya: kenapa mereka tidak membelinya dan bagaimana saya harus memperbaikinya? Jika Anda harus mengejar-ngejar investor untuk mendapatkan jawaban yang bisa Anda pahami dan tindaklanjuti, maka lakukanlah. Pergi dan angkat telepon Anda, ajak mereka makan siang, atau apapun!
(Tips: investor, khususnya di Asia, mungkin sopan dan menolak Anda dengan alasan seperti "Anda terlalu awal" – tapi jangan serta merta menerimanya, minta feedback yang nyata. Kikis ego mereka dengan meminta investor tersebut melatih Anda. Jadilah tulus, otentik, dan gigih!)
Artikel ini pertama kali muncul di Tech in Asia Indonesia (mdk/ega)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya