Efek bullying di masa kecil berpengaruh hingga usia dewasa
Merdeka.com - Berdasarkan hasil penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Psycologyical Science menunjukkan bahwa efek bullying di masa kecil dapat bertahan hingga masa dewasa.
Seperti dilansir dari Softpedia (19/8), hasil studi tersebut menunjukkan bahwa seseorang yang menjadi korban bullying di masa kecil 6 kali lebih beresiko mengalami masalah kesehatan di usia dewasa.
Selain itu anak-anak korban bullying juga lebih rentan menjadi perokok di usia dewasa dari pada mereka yang tidak menjadi korban bullying.
Berdasarkan temuan tersebut, pakar psikologi Dieter Wolke mengatakan, "Kita tidak dapat terus menerus mengabaikan bullying sebagai sesuatu yang tidak berbahaya, serta menganggapnya sebagai hal yang tidak dapat dihindari dan menjadikannya sebagai bagian dari proses pendewasaan".
Dia menambahkan, "Kita harus mengubah pola pikir dan pengetahuan mengenai hal ini dan bahwa bullying adalah masalah serius baik bagi individu maupun negara secara keseluruhan karena efek bullying bertahan lama dan signifikan". (mdk/fra)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya