Dua hal ini kerap diabaikan pengembang aplikasi
Merdeka.com - Dean of School of Computer Science, Binus University, Fredy Purnomo, mengatakan pengembang aplikasi di Indonesia dinilai masih kurang dalam memperhatikan aspek security (keamanan) dan skalabilitas. Padahal, dua hal itu, kata dia, merupakan hal yang sangat fundamental dalam pengembangan sebuah aplikasi.
"Kalau saya lihat ya, pengembang aplikasi di Indonesia itu masih kurang dalam hal security-nya. Yang penting kita bisa buat, bagus, habis itu sudah. Yang kedua itu, adalah masalah skalabilitas," terangnya kepada Merdeka.com saat ditemui disela-sela acara Mobile Developers Gathering (MDG) di Binus University, Jakarta, Sabtu (23/1).
"Skalabilitas ini contohnya kadang-kadang kita berpikir membuat aplikasi hanya untuk digunakan 1000 orang. Tapi ketika aplikasinya itu booming, terus digunakan oleh satu juta orang, tiba-tiba server-nya down atau ada perlambatan kecepatan aplikasi. Nah ini, yang imbasnya karena lambat, orang gak mau pakai," lanjutnya.
Dia pun menjelaskan, sebenarnya dalam ranah teori, saat mendesain sebuah aplikasi sudah seharusnya mempertimbangkan berbagai macam aspek terlebih dahulu, tak sebatas dari sisi ekonomi saja. Dengan pertimbangan itu, diharapkan bisa meminimalisir kejadian-kejadian yang tak diiinginkan ke depannya. Misalnya saja, Ia mencontohkan aplikasi Go-Jek yang beberapa waktu lalu teridentifikasi celah keamanan data pengguna yang bisa saja digunakan oleh pihak tak bertanggung jawab.
"Misalnya saja ketika ada aplikasi yang bocor seperti kasus Go-Jek. Tapi, kalau kita membuat aplikasi sudah terlebih dahulu mempertimbangkan sisi security harusnya akan lebih baik. Masalahnya, memperbaiki sebuah aplikasi, tingkat kesulitannya lebih tinggi daripada merancang awal," jelas dia.
Meskipun begitu, dirinya pun memahami kecenderungan munculnya aplikasi di Indonesia yang seringkali mendewakan sisi ekonominya ketimbang dua hal tersebut. Setelah launching, barulah dua hal yang fundamental itu secara bertahap dilakukan.
"Tapi kita juga gak menyalahkan, di Indonesia itu terkadang masalahnya cepet-cepetan masuk ke pasar dulu. Seringkali itu yang penting launching dulu. Soal security dan skalabilitas bisa sambil berjalan," ungkapnya.
(mdk/bbo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya