Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ditanya toko online tipu-tipu, begini jawaban bos Bukalapak

Ditanya toko online tipu-tipu, begini jawaban bos Bukalapak CEO Bukalapak.com, Achmad Zaky. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Penipuan di toko-toko online memang sering terdengar di telinga kita. Hal itu menjadikan momok yang menakutkan kala kita akan berbelanja online. Di benak masyarakat pun akhirnya pelan-pelan tertanam bahwa penipuan banyak terjadi dalam jual beli online. Namun, kekhawatiran itu ditangkal tegas oleh Founder sekaligus CEO Bukalapak.com, Achmad Zaky.

Menurutnya, penipuan di toko-toko online hanya dilakukan oleh segelintir orang tak bertanggung jawab yang hanya merusak citra toko online yang serius memberikan layanan terbaik. Padahal, kata dia, prosentase toko online tukang tipu hanya 1 persen saja. Selebihnya, tidak melakukan perbuatan yang tercela.

“Kami memang mengakui adanya penipuan. Kita juga ingin e-commerce Indonesia dikenal tak seperti itu. Kami percaya pedagang online ataupun toko online di Indonesia itu bagus-bagus. Ini cuma beberapa orang yang gak baik sehingga jadi gak baik. Tapi yang sering diomongin yang jelek-jelek 1 persen tadi,” kata dia di kantor barunya, Jakarta, Rabu (12/1).

Oleh sebab itu, dari pihaknya sendiri, ingin membersihkan stereotype mengenai penipuan di mulai dari perusahaannya. Hal itu bakal ia lakukan dengan meningkatkan kualitas layanan dan para pelapaknya. Sementara itu, di sisi lain, di masa mendatang, pihaknya ingin bisa setara dengan pemain global seperti Facebook dan Alibaba.

“Mimpi Bukalapak menjadi produk internet terbesar seperti Facebook dan Alibaba," terangnya.

(mdk/gni)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP