Diserang hacker dua hari, situs Demokrat terpantau normal
Merdeka.com - Beberapa hari belakangan hacker Indonesia melancarkan serangan bertajuk #Op Korupsi dengan sasaran situs parpol seperti Partai Demokrat. Namun, sepertinya serangan yang mereka lakukan tidak efektif sama sekali.
Hal ini terbukti dari fungsi situs yang masih berjalan normal ketika dan pasca serangan dilakukan. Tidak ada tanda-tanda bahwa situs ini pernah down akibat serangan hacker.
Serangan yang dilakukan hacker pada situs ini sendiri berbentuk DDoS, yaitu mengirimkan paket trafik sehingga server terasa berat dan bisa-bisa jebol. Dampak yang bisa dirasakan dari serangan ini adalah situs terasa berat saat diakses atau bahkan Error 404, namun, hal ini tak terlihat pada situs demokrat.or.id.
Perlu dipertanyakan seberapa kuat sebenarnya serangan yang dilakukan oleh para hacker tersebut. Karena, jika serangan yang dilakukan oleh hacker tersebut kuat, maka status situs tersebut pun seharusnya tidak normal pada saat dan pasca diserang.
#Op Korupsi sendiri disebut-sebut dilancarkan komunitas yang bernama Garuda Cyber team. Dan semalam, situs Partai Demokrat telah menjadi korbannya. Walaupun down sebentar, serangan terhadap situs Partai Demokrat ini ditegaskan sebagai bagian dari #Op Korupsi karena Partai ini dianggap terseret banyak kasus korupsi yang telah maupun sedang ditangani KPK.
"Korupsi bagaikan alat yang selalu membunuh rakyat kecil dan dipergunakan oleh penjabat untuk kepentingan dirinya sendiri tanpa melihat rakyat kecil dibawahnya yang perlu pertolongannya, maka dari itu kami (Rakyat Kecil) ingin memprotes para penjabat yang sedang menikmati harta korupsinya agar dipenjarakan jika tidak kami yang akan memusnahkan beberapa Situs milik partai politik, situs besar milik pemerintah. Salam hangat kami, Rakyat Kecil," tulis #Op Korupsi sebagaimana dikutip dari Indonesia Cyber News.
(mdk/nvl)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya