Diminta data oleh Turki, Facebook menolak
Merdeka.com - Protes besar-besaran penduduknya membuat pemerintah Turki mengambil tindakan. Mereka menginginkan data dari Facebook yang diduga menyulut protes ini.
Sayangnya, seperti yang dilansir oleh Mashable (26/6), Facebook menolak hal ini. Facebook mengatakan tak akan menyerahkan data pengguna Turki ke pemerintah terkait dengan kerusuhan di sana, kata Facebook dalam sebuah pernyataan.
Dalam pernyataan tersebut, Facebook menjelaskan penolakan ini bukannya tanpa alasan. Dituliskan, hal ini dikarenakan Facebook tak mau data dari mereka digunakan untuk barang bukti dalam menindak secara hukum pelaku kerusuhan.
Namun, Facebook sendiri tak menutup kemungkinan tersebut. Dijelaskan pula, mereka akan bertemu dengan beberapa perwakilan pemerintah Turki di Silicon Valley guna membicarakan masalah ini.
Sebelumnya, selain Facebook, Twitter juga pernah dimintai hal yang sama oleh pemerintah Turki. Namun, Twitter dengan tegas menolak lantaran tersinggung dengan pernyataan PM Turki, Tayyip Erdogan, yang menyatakan bahwa Twitter adalah sumbernya fitnah. (mdk/nvl)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya