Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dilanda isu baterai, Samsung justru rilis Galaxy S8 lebih cepat?

Dilanda isu baterai, Samsung justru rilis Galaxy S8 lebih cepat? Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge. ©2016 Samsung/Phone Arena

Merdeka.com - Setelah diguncang tragedi meledaknya baterai dari Samsung Galaxy Note 7 di tangan pengguna-pengguna barunya, Samsung sepertinya akan segera mengubah strategi bisnis untuk tahun depan. Hal ini akan dilakukan dengan perilisan smartphone baru yang akan lebih cepat.

Dilansir dari Phone Arena yang mengutip analisa dari KB Investment & Securities, Samsung 'terpaksa' harus merilis smartphone andalannya, yang mungkin sesuai tradisi akan bernama Galaxy S8, dengan tanggal yang lebih cepat. Hal ini akan dilakukan karena Samsung harus menutup dana yang hilang karena 'musibah' Galaxy Note 7.

Menurut seorang analis bernama Kim Sang-pyo, jika perilisan Galaxy S8 dilakukan akhir kuartal pertama seperti tahun-tahun sebelumnya, hal ini akan membuat sektor keuangan Samsung di tahun 2017 kolaps. Sang analis juga menyebutkan bahwa hal ini merupakan 'solusi paling realistis' bagi Samsung agar tetap bisa mempertaruhkan reputasi dan selamat dari hilangnya dana yang besar.

Dari rumor yang beredar, bahkan Samsung Galaxy S8 sudah memiliki nomor model, beberapa rumor fitur baru, dan beberapa cerita di balik calon flagship dari pabrikan asal Korea Selatan tersebut.

ilustrasi peluncuran samsung galaxy s8

Ilustrasi peluncuran Samsung Galaxy S8 (unofficial) © phonearena.com

Dirumorkan bahwa Samsung akan kembali membuat dua versi dari Galaxy S8, dengan nama kode 'Dream' dan 'Dream 2.' Namun yang para pecinta gadget lebih rasa menarik adalah bocoran nomor model dari Galaxy S8, yakni SM-G950 dan SM-G955. Mengingat nomor model dari Galaxy S7 adalah SM-G930 dan S7 Edge adalah SM-G935, nomor model dari Galaxy S8 'lompat' dari angka 3 ke angka 5. Tentu akan ada perubahan yang cukup signifikan di sini.

Sementara banyak yang menganggap hal ini adalah 'lompatan' dari sisi kecanggihan, banyak yang menganggap bahwa hal tersebut hanyalah budaya Asia Timur yang menganggap '4' adalah angka sial. Tetraphobia ini juga ditemukan di nomor model Samsung Galaxy S4, yakni GT-I9500.

Sejauh ini, telah dirumorkan bahwa Samsung Galaxy S8 akan mengusung layar curved edge pada kedua modelnya. Jika ini benar, perubahan nama tentu dibutuhkan karena kedua model sama-sama mengusung 'Edge.' Tak bisa dipungkiri kalau penamaan 'Dream' di Galaxy S8 nantinya bukan sekedar angin lalu.

bagaimana menurut Anda, siapkah jika Galaxy S8 benar-benar rilis sebelum maret tahun depan?

(mdk/idc)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP