Diberitakan negatif, kurs Bitcoin merosot jadi USD 680
Merdeka.com - Kurs Bitcoin sepertinya masih labil terhadap berbagai isu yang melibatkannya. Sempat menjadi mata uang termahal dunia, Bitcoin kini turun nilainya hingga 50 persen lantaran berita buruk.
Seperti yang dilansir oleh The Verge (9/12), akibat adanya larangan resmi bank sentral China pada bank di negaranya untuk menerima pembayaran lewat Bitcoin, mata uang virtual itu secara perlahan menurun nilanya. Jika sebelumnya sempat mencapai angka USD 1,2 ribu, kini BTC 1 hanya dihargai USD 680.
Hal ini menunjukkan, meski Bitcoin bisa jadi mata uang di masa depan, namun berbagai reaksi dunia terhadapnya bisa membuatnya jadi labil. Tidak adanya dukungan pemerintah misalnya, membuat posisi tawar dari mata uang ini jadi tak menentu.
Pada 2 tahun diciptakan, Bitcoin sendiri marak digunakan di kalangan ahli kriptografi, hacker, dan matematikawan. Namun, dari hari ke hari, makin banyak yang tertarik menggunakan mata uang ini karena keamanannya terjamin.
Hal ini pula yang menyebabkannya rentan jadi sarana pencucian uang oleh para penjahat. Sehingga, beberapa negara seperti China pun tak menghalalkannya karena takut akan menciptakan lebih banyak mudarat di masa mendatang. (mdk/nvl)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya