Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dianggap lecehkan kaum obesitas, Facebook dipaksa hapus emotikon ini

Dianggap lecehkan kaum obesitas, Facebook dipaksa hapus emotikon ini Emotikon Facebook. © Daily Mail

Merdeka.com - Saat membuat emotikon 'feeling fat' atau 'kekenyangan', Facebook tidak mempunyai maksud buruk sama sekali. Namun, agaknya emotikon itu masih membuat kegaduhan di luar sana.

Ya, organisasi bernama 'Endangered Body' yang berkecimpung menangani wanita yang bermasalah dengan berat badan, beberapa waktu lalu memulai sebuah gerakan untuk menolak emotikon tersebut.

Menurut organisasi nirlaba itu, emotikon tersebut berpotensi menimbulkan kebencian wanita terhadap tubuh mereka sendiri, terutama karena merasa memiliki badan gemuk.

"Kami mendengar bila dari sebuah komunitas bila emotikon 'feeling fat' sebagai salah satu pilihan update status yang bisa menimbulkan munculnya perasaan negatif pada tubuh, terutama bagi mereka yang mengalami masalah makan," ujar juru bicara Facebook, Daily Mail (10/03).

Desakan pada Facebook untuk menghapus emotikon itu semakin menjadi-jadi setelah Catherine Weingarten, seorang mahasiswa asal Amerika mengajukan petisi digital agar Facebook bersedia menghapus emotikon itu.

emotikon facebook

"Ketika melihat update status di Facebook, aku kerap melihat seorang teman memajang status 'merasa kekenyangan' bersama dengan emotikon dengan wajah tembam dan dagu ganda seperti orang gemuk. Seharusnya itu lucu, tapi aku justru merasa marah," ujar Catherine.

Hanya beberapa hari setelah petisi itu diluncurkan lewat situs change.org, tidak kurang dari 16.000 netizen sudah ikut berpartisipasi. Sepertinya, emotikon itu memang banyak dibenci.

"Bagi seseorang yang berjuang keras melawan masalah diet, aku tahu rasanya menjadi gemuk dan menderitanya tidak makan hanya untuk kurus. Lalu, ketika melihat pengguna Facebook memajang emotikon 'kekenyangan' itu, mereka seakan-akan menyindir orang-orang kegemukan, termasuk mereka yang bermasalah dengan diet," lanjut Catherine.

Nah, usaha Catherine pun membuahkan hasil, juru bicara Facebook mengaku pihaknya akan menghapus emotikon 'kekenyangan' itu dari daftar emotikon di bagian update status.

(mdk/bbo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP