Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Data Nasabah Bank Jatim Diduga Bocor

Data Nasabah Bank Jatim Diduga Bocor ilustrasi hacker. ©2017 winpoin.com

Merdeka.com - Setelah ramai database KPAI bocor dan dijual ke forum hacker, nasib serupa juga menimpa Bank Jatim. Ada ratusan data nasabah yang bocor dan dijual dengan harga Rp 3,5 miliar.

Menurut penelusuran Pakar Keamanan Siber Pratama Persadha, data nasabah Bank Jatim dijual oleh akun dengan username bl4ckt0r seharga US$ 250.000 atau sekitar Rp 3,5 miliar.

"Pelaku menyebutkan data sebesar 378GB berisi 259 database, juga beserta data sensitif seperti data nasabah, data karyawan, data keuangan pribadi, dan masih banyak lagi," ungkap Pratama melalui keterangannya, Jumat (22/10).

Ia menilai masalah ini harus menjadi perhatian serius pemerintah dan perlu dilakukan forensik digital.

"Perlu dilakukan forensik digital untuk mengetahui celah keamanan mana yang dipakai untuk menerobos, apakah dari sisi SQL (Structured Query Language) sehingga diekspos SQL Injection atau ada celah keamanan lain," kata pria yang juga dikenal sebagai Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC.

Pratama menjelaskan, sebaiknya penguatan sistem dan SDM perlu ditingkatkan, adopsi teknologi utamanya untuk pengamanan data juga perlu dilakukan. Indonesia sendiri masih dianggap rawan peretasan karena memang kesadaran keamanan siber masih rendah.

"Yang terpenting dibutuhkan UU PDP yang isinya tegas dan ketat seperti di Eropa. Ini menjadi faktor utama, banyak peretasan besar di Tanah Air yang menyasar pencurian data pribadi," Pratama memungkaskan.

Sumber: Liputan6.comReporter: Iskandar (mdk/faz)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP