Dari mana BlackBerry dapatkan keuntungan bila BBM digratiskan?
Merdeka.com - Sebelum BlackBerry Messenger dibuka 'kerannya' untuk Android dan iOS, banyak aplikasi chatting lain yang sudah berkibar di dunia mobile. Dapatkah BlackBerry mengeruk keuntungan dari produk popularnya satu ini?
Seperti dalam penjelasan BlackBerry, hanya membutuhkan waktu 24 jam saja, BBm untuk Android dan iOS telah berhasil diunduh dan aktif oleh lebih dari 10 juta pengguna perangkat mobile berbasis 2 platform tersebut.
Namun yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana BlackBerry dapat mengeruk keuntungan dari layanan produknya ini. Seperti yang diketahui, dikutip dari The Globe and Mail (23/10), BBM untuk Android dan iOS ini diluncurkan tanpa biaya alias gratis bagi semua penggunanya.
Akan tetapi di lain pihak, BlackBerry membutuhkan dana yang tidak sedikit untuk operasional produk tersebut sekaligus untuk kesehatan perusahaan.
Beberapa waktu lalu dikabarkan bahwa BlackBerry telah merumahkan ribuan karyawannya dengan tujuan agar dapat lebih merampingkan pengeluaran.
Apabila BlackBerry tidak memiliki rencana untuk menjadikan BBM sebagai produk yang menguntungkan bagi mereka, so, dari sisi mana perusahaan asal Kanada ini akan dapat terus bertahan hidup?
(mdk/das)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya