Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dari kursus online, pria 25 tahun kantongi Rp 800 juta lebih sebulan

Dari kursus online, pria 25 tahun kantongi Rp 800 juta lebih sebulan Nick Walter. © Forbes

Merdeka.com - Jika berbicara bisnis online, sektor pendidikan mungkin kerap terlewatkan. Namun hal itu tidak berlaku bagi Nick Walter. Pemuda asal Amerika itu bisa sukses dengan mengandalkan kursus online.

Semua itu berawal saat Nick mendapat iPhone pertamanya setelah pulang dari Jepang di tahun 2008. Nick beranggapan bila smartphone Apple itu bisa melakukan apa saja.

Tak butuh waktu lama, lulusan Universitas Brigham Young fakultas sistem informatika itu langsung mempelajari pemrograman aplikasi iPhone. Lalu, Nick memutuskan bekerja sebagai pengembang aplikasi iPhone untuk sebuah perusahaan Amerika.

Setelah 4 tahun bekerja sebagai pengembang aplikasi iPhone, jalan menuju dunia pendidikan online terbuka setelah Apple mengenalkan bahasa pemrograman khusus untuk membuat aplikasi gadget Apple, Swift.

"Dari saat mereka mengumumkan Swift, setiap orang bisa belajar aplikasi iPhone. Dan aku memanfaatkan peluang menjadi yang pertama mengajari orang-orang soal Swift, jadi aku memutuskan membuka kelas kursus online," ujar Nick, Business Insider (20/04).

Hanya empat hari setelah Apple merilis Swift, Nick telah mempelajari semua dokumen Swift dan membuat materi kursus online yang berisi 50 video. Materi pembelajaran Swift itu diunggah lewat situs Udemy.

Di bulan pertama, Nick berhasil mendapatkan penghasilan dari biaya pendaftaran kuliah onlinenya hingga hampir menyentuh angka Rp 600 juta.

Namun, bukan berarti kuliah online Nick terus sukses. Beberapa bulan kemudian, penghasilan dari kursus online Swift terus menurun hingga puluhan juta rupiah per bulan. Angka yang cukup kecil untuk mengembangkan bisnis kursus online.

Tidak mau menyerah, Nick kembali membuat materi kursus online baru yang lebih menjanjikan, berjudul 'Cara membuat Aplikasi iPhone'. Untuk mengikuti kursus online itu, pendaftar diharuskan membayar Rp 200 ribuan.

Tidak disangka, kursus online baru Nick sangat diminati. Hasilnya, pria yang tahun ini berumur 25 tahun itu mengantongi pendapatan Rp 800 juta lebih per bulan. Bahkan, jumlah netizen yang mengikuti kursus Swift dan aplikasi iPhone mencapai 12.000 orang!

Meskipun sukses di usia muda, Nick tidak langsung hidup bermewah-mewahan. Pria itu memilih menyimpan uangnya untuk investasi mada depan dan membeli sebuah mobil bekas produksi tahun 2010.

(mdk/bbo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP