Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cuma mitos, gamer pria tak lebih baik dari gamer wanita

Cuma mitos, gamer pria tak lebih baik dari gamer wanita Ilustrasi gamer. ©2012 blog.growingleaders.com

Merdeka.com - Dunia game, sejak zamannya konsol game Nintendo di tahun 90an, sudah sangat lekat dan didominasi oleh kaum pria. Hasilnya, dewasa ini pria dikenal sebagai gamer yang lebih baik dari wanita. Akan tetapi penelitian dari ilmuwan Amerika Serikat membuktikan bila stereotip itu.

Penelitian Dr Cuihua Shen dari University of California dan Dr Rabindra Ratan dari Michigan State University menemukan bila jenis kelamin tidak berpengaruh terhadap kemampuan bermain game seseorang. Kesimpulan ini didapat dari 10.000 responden yang terdiri dari gamer MMO (Massive Multiplayer Online). Gamer wanita bisa melakukan 'level up' sama baiknya dengan gamer pria.

Dari penelitian ini juga diperoleh alasan mengapa wanita dianggap sebagai gamer yang tidak kompeten. Pertama, gamer wanita bermain game dalam kurun waktu lebih singkat daripada gamer pria. Kedua, mereka lebih memilih jenis karakter game yang tidak agresif, misalnya 'healer' atau penyembuh.

Di sisi lain, gamer pria juga terbukti lebih fokus untuk menaikkan level secepat mungkin dan memenangkan kompetisi dengan gamer lain. Sebaliknya, gamer wanita lebih fokus menjalin hubungan dengan gamer lain, dengan kata lain mereka lebih mementingkan interaksi dari pada level tinggi.

Namun, perbedaan motivasi tadi tidak berpengaruh terhadap kemampuan gaming gamer wanita. Mereka mampu menaikkan level secepat gamer pria bila memang fokus untuk hal itu.

(mdk/bbo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP